Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep arah dan posisi pada anak usia 4–5 tahun di PAUD Melati. Berdasarkan hasil observasi awal, sebagian besar anak masih mengalami kesulitan membedakan arah kanan dan kiri, depan dan belakang, serta memahami posisi benda dalam ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi awal pemahaman konsep arah dan posisi anak, mendeskripsikan penerapan metode gerak dan lagu Islami, serta mengetahui peningkatan pemahaman konsep arah dan posisi setelah diterapkannya metode tersebut. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 13 anak usia 4–5 tahun di PAUD Melati Semester II Tahun Ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode gerak dan lagu Islami mampu meningkatkan pemahaman konsep arah dan posisi anak secara bertahap. Pada kondisi awal, ketuntasan belajar anak mencapai 31%, kemudian meningkat menjadi 53% pada Siklus I dan mencapai 85% pada Siklus II. Peningkatan tersebut terlihat pada kemampuan anak dalam memahami arah, menyebutkan posisi dirinya terhadap benda atau teman, serta menirukan gerakan yang menunjukkan arah tertentu. Dengan demikian, metode gerak dan lagu Islami terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep arah dan posisi pada anak usia 4–5 tahun melalui kegiatan pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak.