This Author published in this journals
All Journal THE COMMERCIUM
Brahmantyo Rayhan Kasih
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Adaptasi Media Musik Homeless Surabaya terhadap Perubahan Pola Konsumsi Media melalui Instagram Reels sebagai Kanal Distribusi Informasi Musik Brahmantyo Rayhan Kasih; Dwi Prasetyo
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81352

Abstract

Fenomena platformization dan dinamika attention economy telah mengubah lanskap industri media, melahirkan model homeless media yang beroperasi sepenuhnya menumpang pada ekosistem media sosial global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi adaptasi dan eksistensi homeless media musik independen di Kota Surabaya di tengah dominasi logika media sosial. Surabaya dipilih sebagai lokus penelitian karena merepresentasikan karakteristik secondary city dengan dinamika subkultur musik yang dinamis namun memiliki keterbatasan infrastruktur konglomerasi media nasional. Menggunakan Teori Niche Media dari John Dimmick, penelitian ini membedah pemanfaatan sumber daya media berdasarkan tiga dimensi relung: niche breadth (keluasan relung), niche overlap (tumpang tindih relung), dan competitive superiority (keunggulan kompetitif). Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan metode analisis komparatif lintas kasus pada enam homeless media musik di Surabaya, yaitu Arbiter, Asoy Media, Dilarang Duduk, Folkslokal, Note For Note, dan Rockin Verse. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan para pengelola media serta observasi konten digital. Hasil penelitian diharapkan dapat merumuskan sebuah tipologi model adaptasi homeless media dalam memenangkan persaingan memperebutkan atensi audiens, sekaligus memberikan kontribusi teoretis pada kajian ekonomi politik media digital di wilayah secondary cities.