Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Proses Sanitasi Fresh Milk Silo melalui Reduksi Sequence Cleaning in Place (CIP) untuk Mendukung Efisiensi dan Keberlanjutan Industri Yofan Prayoga; Muhamad Safi’i; Althesa Androva
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v5i1.1749

Abstract

Cleaning in Place (CIP) merupakan sistem sanitasi yang banyak digunakan pada industri pengolahan susu, namun sistem CIP konvensional (full sequence) masih membutuhkan konsumsi air, bahan kimia, dan waktu proses yang tinggi. Pada kondisi cold process (2–10°C), pembentukan deposit mineral relatif rendah sehingga tahapan intermediate rinse dan acid wash berpotensi direduksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas metode CIP caustic only melalui penyederhanaan sequence dari lima tahap menjadi tiga tahap pada fresh milk silo. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental dengan membandingkan sistem CIP konvensional dan CIP caustic only berdasarkan konsumsi air, waktu proses, penggunaan bahan kimia, serta hasil pengujian sanitasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode CIP caustic only mampu menurunkan konsumsi air dari 126 ton menjadi 75 ton per hari (40,48%), mengurangi waktu proses dari 42 menit menjadi 25 menit (40,48%), serta menekan penggunaan bahan kimia dari 828 liter menjadi 540 liter (34,78%). Selain itu, metode ini berpotensi memberikan penghematan biaya operasional hingga Rp3.069.000 per hari tanpa menurunkan efektivitas sanitasi, yang dibuktikan melalui hasil swab test, pH, turbidity, dan conductivity yang masih memenuhi standar kebersihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode CIP caustic only efektif meningkatkan efisiensi penggunaan air, waktu, dan bahan kimia sehingga berpotensi diterapkan sebagai sistem sanitasi yang lebih ekonomis, ramah lingkungan, dan berkelanjutan pada industri pengolahan susu.