Jihan Raihanah Putri
Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kewajiban Menuntut Ilmu Dalam Qs. Al-‘Alaq Ayat 1 : Perspektif Cognitive Science Jihan Raihanah Putri; Muhammad Farhan; Muhamad Yahya
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i2.1324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kewajiban menuntut ilmu dalam QS. Al-‘Alaq ayat 1 melalui perspektif Cognitive Science serta mengkaji relevansinya terhadap proses pembelajaran modern. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari Al-Qur’an, kitab tafsir, serta berbagai literatur yang berkaitan dengan ilmu kognitif dan pendidikan. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi (content analysis) dan interpretasi tematik terhadap konsep belajar yang terkandung dalam ayat tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perintah iqra’ (membaca) dalam QS. Al-‘Alaq ayat 1 tidak hanya bermakna aktivitas membaca teks, tetapi juga mencakup proses memperoleh, mengolah, dan mengonstruksi pengetahuan. Perspektif Cognitive Science menjelaskan bahwa aktivitas belajar melibatkan perhatian, persepsi, memori, penalaran, dan metakognisi yang berperan dalam pembentukan pemahaman. Ayat ini menegaskan bahwa menuntut ilmu merupakan kewajiban fundamental manusia yang didukung oleh kemampuan kognitif sebagai anugerah Allah Swt. Kesimpulannya, QS. Al-‘Alaq ayat 1 mengandung landasan epistemologis dan pedagogis yang kuat mengenai pentingnya menuntut ilmu, serta memiliki relevansi yang tinggi dengan teori-teori kognitif modern dalam pengembangan pendidikan Islam dan pembelajaran sepanjang hayat.
Berbusana Muslim dan Kejujuran Sebagai Cermin Kepribadian Islami Jihan Raihanah Putri; Jeni Jeni; Jesti Damara; Ridwal Trisoni; Muhamad Yahya
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 5 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/6wy50149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara busana Muslim dan kejujuran sebagai cermin kepribadian Islami. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode library research, yang mengandalkan kajian pustaka dari berbagai literatur, termasuk buku, artikel, dan jurnal yang relevan mengenai konsep busana Muslim dan kejujuran dalam perspektif Islam. Penelitian ini menganalisis bagaimana busana Muslim bukan hanya sebagai bentuk penutupan aurat, tetapi juga mencerminkan identitas pribadi yang berlandaskan nilai-nilai Islami, termasuk dalam hal kejujuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejujuran yang tercermin dalam perilaku sehari-hari sangat dipengaruhi oleh pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Islam, yang sering kali dimulai dari praktik mengenakan busana Muslim. Busana Muslim, dengan simbol kedisiplinan dan kesederhanaan, menjadi pengingat diri bagi individu untuk menjaga akhlak dan moralitas, terutama dalam hal kejujuran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa busana Muslim dapat menjadi indikator dari kepribadian Islami yang mencerminkan kesesuaian antara penampilan luar dengan akhlak yang baik, terutama dalam penerapan nilai kejujuran dalam kehidupan sosial.