Kesiva Aulia Rahma
Agronomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dasar-Dasar Perlindungan Tanaman Kesiva Aulia Rahma; Fharisa Nabila Rizvi; Ronal Kurniawan; Okta Rizal Karsih
Agriculture and Biological Technology Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/agiotech.3.2.48-54

Abstract

Pengendalian hama dan penyakit tanaman merupakan salah satu   tantangan utama dalam sektor pertanian. Tujuan dari penelitian dasar-dasar perlindungan tanaman ini yaitu untuk mengetahui perbedaan morfologi serangga dan non serangga, untuk mengetahui bentuk gejala serangan hama pada tanaman, untuk mengetahui ordo penting serangga, untuk mengetahui dan mengenal penyakit tanaman oleh faktor biotik dan abiotik, untuk mengetahui gejala dan tanda penyakit tanaman yang disebabkan oleh bakteri, jamur, virus dan nematoda, dan untuk mengetahui cara-cara pengendalian organisme pengganggu tanaman. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal Februari – Mei 2026 yang bertempat di Laboratorium Mikrobiologi, Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas, Padang, Provinsi Sumatera Barat. Metode yang digunakan dalam kegiatan penelitian ini yaitu partisipasi aktif yang melibatkan diri dalam kegiatan. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan sekunder. Berdasarkan hasil penelitian Dasar-Dasar Perlindungan Tanaman yang telah dilaksanakan, diperoleh pemahaman bahwa Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) terdiri atas hama dan patogen yang dapat menurunkan pertumbuhan, perkembangan, serta hasil produksi tanaman. Serangga memiliki ciri morfologi yang berbeda dengan non-serangga, seperti jumlah kaki, bentuk tubuh, dan alat mulut yang dapat digunakan sebagai dasar identifikasi di lapangan. Selain itu, setiap ordo serangga memiliki karakteristik khusus yang berkaitan dengan cara hidup dan tingkat kerusakan yang ditimbulkan pada tanaman. Penyakit biotik disebabkan oleh organisme patogen seperti jamur, bakteri, virus, dan nematoda yang dapat menular dari satu tanaman ke tanaman lainnya. Sebaliknya, penyakit abiotik disebabkan oleh faktor lingkungan seperti kekurangan unsur hara, suhu ekstrem, kekeringan, kelebihan air, atau keracunan bahan kimia sehingga tidak bersifat menular.