Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pupuk Cair Dan Kompos Limbah Kulit Kopi Terhadap Pertumbuhan Bibit Kopi Robusta (Coffea Canephora Pierre Ex Froehner) Fitri Krismiratsih; Nisa Budi Arifiana; Aulia Brilliantina; Prayitno Prayitno; Zainal Abidin
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 26 No 02 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v26i02.6803

Abstract

Kopi merupakan komoditas unggulan di Indonesia dengan tren peningkatan luas areal perkebunan dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan ini diikuti oleh kebutuhan bibit kopi bermutu yang semakin besar. Selain itu, limbah kulit kopi dari sentra pengolahan kopi berpotensi dimanfaatkan sebagai pupuk kompos dan pupuk cair. Penelitian ini bertujuan mengetahui dampak pemberian kompos limbah kulit kopi dan pupuk cair kulit kopi terhadap pertumbuhan pembibitan kopi Robusta. Pelaksanaan penelitian di kebun pembibitan Laboratorium Teknologi Benih Politeknik Negeri Jember pada November 2022–Maret 2023. Penelitian menggunakan RAK factorial, terdiri dua faktor yaitu faktor pertama komposisi kompos limbah kulit kopi (M) yaitu 30% (M1), 50% (M2), dan 70% (M3); dan faktor kedua adalah konsentrasi pupuk organik cair kulit kopi (P) yaitu 100 mL/L (P1), 200  mL/L (P2), dan 300  mL/L (3) sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan. Parameter pengamatan meliputi tinggi tanaman, klorofil daun, jumlah daun dan volume akar. Data dianalisis menggunakan sidik ragam dan uji lanjut DMRT 5%. Hasil  penelitian menunjukkan perlakuan tunggal M3 memberikan perlakuan terbaik terhadap tinggi tanaman bulan ke 2; dan perlakuan tunggal M2 dan M1 menghasilkan nilai klorofil daun tertinggi pada bulan yang sama.  Pemberian kompos limbah kulit kopi dan pupuk cair kulit kopi tidak memberikan pengaruh nyata pada variabel pengamatan lainnya.