Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemodelan Tren Pendapatan Game Gacha Menggunakan Regresi Linier Yosua Tambunan; Yudi Yohannes; Sardo Sipayung
Informatics and Computer Engineering Journal Vol 6 No 1 (2026): Periode Februari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/icej.v6i1.11840

Abstract

The rapid growth of the digital gaming industry, particularly games with gacha monetization systems, has resulted in highly fluctuating revenue patterns over time. Game revenue does not always follow a linear trend, as it is influenced by various factors such as in-game events, content updates, and player behavior. This study aims to analyze the effect of time variables (months) on the revenue of three popular gacha games, namely Genshin Impact, Honkai: Star Rail, and Zenless Zone Zero. This research employs a quantitative approach using simple linear regression analysis. The data used in this study are secondary data in the form of monthly revenue collected from AppMagic, covering the period from January to December 2025. The results indicate that all three games have negative regression coefficients, suggesting a declining revenue trend over time. However, the coefficient of determination values are relatively low, indicating that the time variable has a very limited ability to explain revenue variation. These findings suggest that gacha game revenue is not significantly influenced by time alone but is driven by other non-linear factors. Therefore, simple linear regression can only provide a general trend and is insufficient to fully describe the dynamics of gacha game revenue.
Implementasi SFTP pada Server Linux Debian Untuk Akselerasi Transfer Data Menggunakan Algoritma Kompresi Deflate Suriaty Padang; Yosua Tambunan; Lotar Mateus Sinaga
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11339

Abstract

Secure File Transfer Protocol (SFTP) merupakan protokol transfer data yang berjalan di atas Secure Shell (SSH) dan menyediakan mekanisme autentikasi serta enkripsi untuk menjaga keamanan pertukaran data antar klien dan server. Penggunaan SFTP banyak diterapkan pada lingkungan server karena mampu menjaga kerahasiaan, integritas, dan keamanan data selama proses transfer. Selain itu, Linux Debian dikenal stabil, aman, dan mudah dikonfigurasi sebagai platform layanan transfer data. MeskipunĀ  memiliki tingkat keamanan yang tinggi, proses enkripsi pada SFTP dapat menambah beban komputasi sehingga memengaruhi performa transfer data, khususnya pada pengiriman berkas berukuran besar. Berbagai penelitian telah membahas implementasi dan optimasi SFTP, namun penerapan algoritma kompresi Deflate pada layanan SFTP berbasis Linux Debian masih belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan algoritma kompresi data pada layanan SFTP di server Linux Debian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan membandingkan performa transfer data sebelum dan sesudah kompresi diaktifkan menggunakan file berukuran 10 MB, 50 MB, dan 100 MB. Parameter yang diamati meliputi waktu transfer, throughput, dan efisiensi waktu transfer. Hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma Deflate mampu meningkatkan efisiensi transfer data yang ditunjukkan dengan penurunan waktu pengiriman dan peningkatan throughput pada seluruh skenario pengujian. Efisiensi waktu transfer yang diperoleh berturut-turut sebesar 38,82%, 41,56%, dan 43,44%. Berdasarkan hasil tersebut, algoritma Deflate terbukti mampu meningkatkan efisiensi layanan SFTP tanpa mengurangi aspek keamanan komunikasi data. Dengan demikian, algoritma DeflateĀ  dapat menjadi alternatif untuk mengoptimalkan performa layanan SFTP pada server Linux Debian, khususnya dalam proses transfer berkas yang membutuhkan keamanan dan efisiensi secara bersamaan.