Diana Endah Handayani
PGSD FIP Universitas PGRI Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IDENTIFIKASI MEMBACA PERMULAAN DI KELAS 1 SDN PANDEANLAMPER 05 SEMARANG Muhamad Habib Syukron Hidayat; Diana Endah Handayani; Asep Ardiyanto
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i3.12249

Abstract

The uneven distribution of basic literacy skills and limitations in visual cognitive processing in early childhood in interpreting textual symbols are the background of this research activity. These operational problems trigger obstacles in information absorption, lethargy of instructional focus, and ongoing academic vulnerability for students in early grades. The main focus of this scientific study is to identify early reading skills and dissect the multidimensional factors that influence these obstacles. The steps of a descriptive qualitative approach with an interactive analysis design are carried out through direct observation techniques, semi-structured interviews, and documentation of draft learning records. Primary data collection is carried out periodically with subjects of first grade A students, class teachers, and the principal at SDN Pandeanlamper 05 Semarang. Data validity is tested through triangulation of techniques and sources. Empirical research findings reveal that of a total of 27 students, 15 children are in the high category, while 12 students are identified as having mechanical obstacles divided into 5 students in the low category and 7 students in the moderate category. The subjects' operational difficulties are dominated by errors in distinguishing similar letter shapes experienced by 9 children. Inhibiting factors include physiological, intellectual, cyber environmental, and psychosocial variables. The main conclusion emphasizes the importance of synergistic collaboration in designing a diverse literacy conditioning strategy. ABSTRAK Ketidakmerataan kecakapan literasi dasar serta keterbatasan pemrosesan kognitif visual pada anak usia dini dalam mencerna simbol tekstual melatarbelakangi kegiatan penelitian ini. Masalah operasional tersebut memicu terhambatnya penyerapan informasi, kelesuan fokus instruksional, serta kerentanan akademis berkelanjutan bagi para siswa di jenjang kelas awal. Fokus utama kajian ilmiah ini adalah mengidentifikasi kemampuan membaca permulaan serta membedah faktor-faktor multidimensional yang memengaruhi hambatan tersebut. Langkah-langkah pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain analisis interaktif ini dijalankan melalui teknik observasi langsung, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi draf rekam belajar. Pengumpulan data primer dilaksanakan berkala terhadap subjek siswa kelas satu A, guru kelas, dan kepala sekolah di SDN Pandeanlamper 05 Semarang. Validitas data diuji via triangulasi teknik dan sumber. Temuan penelitian secara empiris menyingkap bahwa dari total 27 siswa, sebanyak 15 anak menempati kategori tinggi, sedangkan 12 siswa teridentifikasi mengalami hambatan mekanis yang terbagi atas 5 siswa berkategori rendah dan 7 siswa berkategori sedang. Kesulitan operasional subjek didominasi oleh kekeliruan membedakan bentuk huruf mirip yang dialami oleh 9 anak. Faktor penghambat mencakup aspek fisiologis, intelektual, lingkungan siber, dan variabel psikososial. Simpulan utama menegaskan pentingnya kolaborasi sinergis guna merancang draf strategi pengondisian literasi bervariasi.    
PENGEMBANGAN MEDIA KARTU PERKALIAN BERBASIS PENDEKATAN OPEN-ENDED UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PERKALIAN KELAS III SEKOLAH DASAR Nurul Choirunnisa; Joko Sulianto; Diana Endah Handayani
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i4.15346

Abstract

This study was motivated by the low understanding of multiplication concepts among third-grade elementary school students, which tends to be caused by learning processes focused on memorization and the lack of interactive media variations. This study aims to describe the current availability of multiplication learning media, analyze the procedures for developing Open-Ended approach-based Multiplication Cards, and test the effectiveness of the media in improving students' understanding of multiplication concepts. This study used the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The trial subjects consisted of 25 third-grade students at SDN Wonolopo 03 Semarang. Data were collected through interviews, questionnaires, and tests (pretest and posttest), then analyzed using qualitative descriptives, paired sample t-tests, and N-Gain tests. Validation results showed that the media was highly suitable for use based on material experts (98.03%) and media experts (96.43%). This media was also proven to be highly practical based on teacher responses (100%) and student responses (90.8%). Effectiveness testing proved that the Open-Ended-based Multiplication Card media significantly improved understanding of multiplication concepts, as indicated by a significance value of p=0.000<0.05 in the paired sample t-test and an average N-Gain score of 0.438, categorized as moderate. This success indicates that presenting various representations of multiplication operations transforms student understanding from mechanical memorization to flexible conceptual understanding. Thus, the Open-Ended approach-based Multiplication Card media is proven to be effective and worthy of being utilized as an innovative learning medium in elementary schools. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep perkalian siswa kelas III sekolah dasar yang cenderung disebabkan oleh proses pembelajaran yang berfokus pada hafalan serta minimnya variasi media interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketersediaan media pembelajaran perkalian saat ini, menganalisis prosedur pengembangan media Kartu Perkalian berbasis pendekatan Open-Ended, serta menguji keefektifan media tersebut dalam meningkatkan pemahaman konsep perkalian siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek uji coba terdiri atas 25 siswa kelas III SDN Wonolopo 03 Semarang. Data dikumpulkan melalui wawancara, angket, serta tes (pretest dan posttest), kemudian dianalisis menggunakan deskriptif kualitatif, paired sample t-test, dan uji N-Gain. Hasil validasi menunjukkan bahwa media sangat layak digunakan berdasarkan penilaian ahli materi (98,03%) dan ahli media (96,43%). Media ini juga terbukti sangat praktis dari ketercapaian respons guru (100%) dan respons siswa (90,8%). Pengujian efektivitas membuktikan bahwa media Kartu Perkalian berbasis Open-Ended berhasil meningkatkan pemahaman konsep perkalian secara signifikan yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi p=0,000<0,05 pada paired sample t-test serta skor rata-rata N-Gain sebesar 0,438 yang tergolong dalam kategori sedang. Keberhasilan ini menandakan bahwa penyajian berbagai representasi operasi perkalian mampu mentransformasi pemahaman siswa dari hafalan mekanis menuju pemahaman konseptual yang fleksibel. Dengan demikian, media Kartu Perkalian berbasis Open-Ended terbukti efektif dan layak dimanfaatkan sebagai media pembelajaran inovatif di sekolah dasar.