Mindi Lutfi Anggraini
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI SELF EFFICACY Mindi Lutfi Anggraini; Suci Yuniati; Depriwana Rahmi; Annisah Kurniati
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i3.12825

Abstract

Mathematical critical thinking skills are a crucial higher-order thinking competency for students, yet various findings indicate that this ability remains relatively low, largely due to teacher-centered learning that gives students little opportunity to explore ideas and develop their own reasoning. Beyond instructional factors, self-efficacy also influences students' ability to handle complex mathematical problems, making the combination of an appropriate learning approach and self-confidence an aspect that warrants deeper investigation. This study aims to analyze differences in mathematical critical thinking skills between students taught using the Scientific Approach and those taught through direct instruction, as well as to examine the influence of self-efficacy levels on this ability at MTsS PP Nurul Jadid Kampar. This study used a quasi-experimental method with a non-equivalent control group design and a purposive sampling technique. Data were collected through a mathematical critical thinking test, a self-efficacy questionnaire, observation, and documentation, then analyzed using a t-test and two-way ANOVA. The results showed a significant difference in mathematical critical thinking skills between students taught with the Scientific Approach and those taught through direct instruction, as well as significant differences based on self-efficacy levels, but no significant interaction was found between them. It can be concluded that the Scientific Approach has a positive influence on students' mathematical critical thinking skills when their self-efficacy levels are taken into account. ABSTRAK Kemampuan berpikir kritis matematis merupakan keterampilan berpikir tingkat tinggi yang krusial dikuasai peserta didik, namun berbagai temuan menunjukkan kemampuan tersebut masih tergolong rendah, terutama karena pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga peserta didik kurang diberi ruang untuk mengeksplorasi ide dan mengembangkan penalarannya sendiri. Selain faktor pembelajaran, faktor internal seperti self efficacy turut memengaruhi kemampuan peserta didik dalam menghadapi permasalahan matematika yang kompleks, sehingga kombinasi keduanya menjadi aspek penting yang perlu dikaji lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis antara peserta didik yang memperoleh pembelajaran dengan pendekatan saintifik dan peserta didik yang belajar melalui pembelajaran langsung, serta mengkaji pengaruh tingkat self efficacy terhadap kemampuan tersebut di MTsS PP Nurul Jadid Kampar. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain quasi eksperiment non-equivalent control group design dan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kritis matematis, angket self efficacy, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan uji t dan uji ANOVA dua arah. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan pada kemampuan berpikir kritis matematis antara siswa yang belajar dengan pendekatan saintifik dan pembelajaran langsung, serta perbedaan signifikan berdasarkan tingkat self efficacy, namun tidak ditemukan interaksi signifikan antara keduanya. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan mempertimbangkan tingkat self efficacy yang dimiliki.