Dhaful Oktaviatul Rokmah
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI DAN BELANJA PEMERINTAH TERHADAP KEMISKINAN DI KOTA SURABAYA Dhaful Oktaviatul Rokmah; I Made suparta
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2891

Abstract

Kemiskinan tetap menjadi salah satu isu pembangunan yang terus mendapat perhatian dari pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Kota Surabaya. Upaya untuk mengurangi kemiskinan dapat dilakukan melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi dan optimalisasi pengeluaran pemerintah. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran pemerintah terhadap kemiskinan di Kota Surabaya selama periode 2011–2025. Studi ini menggunakan data sekunder berupa data time series tahunan yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya dan Direktorat Jenderal Neraca Keuangan (DJPK). Metode analisis yang digunakan adalah model Autoregressive Distributed Lag (ARDL), diikuti oleh Error Correction Model (ECM) untuk menguji hubungan jangka pendek dan jangka panjang antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran pemerintah secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Kota Surabaya. Dalam jangka pendek, pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan pengeluaran pemerintah tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Hasil uji kointegrasi menunjukkan adanya hubungan jangka panjang antara pertumbuhan ekonomi, pengeluaran pemerintah, dan kemiskinan. Temuan ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi memainkan peran penting dalam mengurangi kemiskinan, sementara efektivitas pengeluaran pemerintah dalam mengurangi kemiskinan masih memerlukan manajemen yang lebih baik dan alokasi anggaran yang lebih tepat sasaran.