Penta Aprillia Sari
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH RISK TAKING DAN INTERNAL LOCUS OF CONTROL TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA DENGAN STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA MAHASISWA ANGKATAN 2022 PROGRAM STUDI ADMINISTRASI BISNIS UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 SURABAYA Penta Aprillia Sari; Agung Pujianto; Awin Mulyati
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2920

Abstract

Pengangguran di kalangan lulusan terdidik masih menjadi persoalan serius di Indonesia, seiring dengan terus bertambahnya jumlah lulusan perguruan tinggi yang tidak diiringi oleh ketersediaan lapangan kerja yang sebanding. Kewirausahaan dipandang sebagai salah satu solusi paling strategis dalam merespons persoalan tersebut. Namun demikian, minat mahasiswa untuk berwirausaha dipengaruhi oleh beragam faktor internal maupun eksternal yang perlu dikaji lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh Keberanian Mengambil Risiko (Risk Taking) dan Kendali Internal (Internal Locus of Control) terhadap Minat Berwirausaha, serta menguji peran Status Sosial Ekonomi Orang Tua sebagai variabel moderasi. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Angkatan 2022 Program Studi Administrasi Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan uji moderasi dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Temuan penelitian mengonfirmasi bahwa Risk Taking dan Internal Locus of Control masing-masing memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Minat Berwirausaha, baik secara parsial maupun simultan. Namun, Status Sosial Ekonomi Orang Tua tidak terbukti mampu memoderasi hubungan tersebut. Hasil ini mengisyaratkan bahwa faktor psikologis yang bersumber dari dalam diri individu lebih dominan dibandingkan latar belakang ekonomi keluarga dalam membentuk minat berwirausaha mahasiswa. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengintegrasikan variabel tambahan seperti efikasi diri, pendidikan kewirausahaan, literasi keuangan, dan lingkungan teman sebaya guna menghasilkan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai faktor-faktor yang mendorong minat berwirausaha mahasiswa.