Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pemodelan topik Dokumen Tesis menggunakan Metode Latent dirichlet allocation Mardiah, Mardiah; Masruriyah, Anis Fitri Nur; Tiana, Ade Hikma; Prakoso, Bobby Suryo; Prasetyo, Rizky Tito; Ardika, Sanggi Bayu
Technologica Vol. 5 No. 1 (2026): Technologica
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/technologica.v5i1.376

Abstract

Penelitian merupakan suatu langkah yang dilakukan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan mencari kebenaran. Dasar dalam melakukan penelitian adalah membaca dokumen penelitian sebelumnya. Namun, pencarian dokumen penelitian yang saling berhubungan seringkali membutuhkan banyak waktu. Maka, dibutuhkan pemodelan topik yang dapat mengelompokkan dokumen  berdasarkan topiknya agar membantu peneliti dalam melaksanakan tugasnya. Penelitian ini menggunakan metode Latent dirichlet allocation untuk memodelkan topik dalam dokumen, dan menggunakan perhitungan nilai coherence untuk menentukan jumlah topik yang akan dimodelkan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemodelan topik dengan metode Latent dirichlet allocation berhasil membagi 340 dokumen tesis dalam 5 topik utama dengan nilai coherence yaitu 0.445. Karakteristik yang terdapat dalam tiap topik merupakan bidang kajian tertentu yaitu sistem informasi, kebakaran lahan, bioinformatika, pengolahan citra, dan robotika. Hasil yang didapatkan menunjukkan metode LDA telah berhasil mengelompokkan dokumen dalam kesamaan topik atau kajian tertentu.
ADVANCING GREEN ELECTRICITY THROUGH SOLAR PANEL-BASED STREET LIGHTING WITH LIGHT SENSOR INTEGRATION IN RANGKAPAN JAYA VILLAGE, DEPOK Ni Putu Devira Ayu Martini; Silvia Anggraeni; Ayu Mika Sherila; Vina Sari Yosephine; Sanggi Bayu Ardika; Anis Fitri Nur Masruriyah
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2026): SWADIMAS EDISI JULI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol4no2.1283

Abstract

The growing demand for sustainable energy solutions has highlighted the importance of renewable energy technologies, particularly in urban and semi-urban communities. In Rangkapan Jaya Village, Depok, the lack of adequate street lighting and limited awareness of green energy solutions have created both environmental and safety challenges. This project contributes a replicable model for integrating solar-powered street lighting (PJUTS) into underserved communities using a participatory approach. It also provides a practical framework for community-based training in renewable energy technology, promoting both infrastructure development and environmental education. The activity began with a socialization session explaining the principles and benefits of renewable energy and solar panels. This was followed by hands-on technical training on the installation of PJUTS systems, involving local residents directly in assembling and deploying the equipment in targeted areas. Participants demonstrated increased understanding of solar panel operation and installation. Several solar-powered streetlights were successfully installed, improving lighting in previously unlit areas. Community feedback indicated heightened interest in renewable energy solutions and greater confidence in maintaining the system independently. The project shows that a community-based, educational approach is effective in promoting green technology at the local level. It addressed both practical infrastructure needs and capacity-building, offering a scalable solution for other regions seeking sustainable energy implementation.Peningkatan kebutuhan terhadap solusi energi berkelanjutan mendorong pemanfaatan teknologi energi terbarukan, khususnya pada lingkungan masyarakat perkotaan dan semi-perkotaan. Di Kelurahan Rangkapan Jaya, Depok, keterbatasan fasilitas penerangan jalan serta rendahnya pemahaman masyarakat mengenai konsep energi hijau menjadi tantangan yang berdampak terhadap aspek lingkungan dan keamanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan sistem penerangan jalan umum tenaga surya (PJUTS) berbasis sensor cahaya sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan teknologi energi terbarukan melalui pendekatan partisipatif. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi mengenai prinsip kerja dan manfaat energi terbarukan, pelatihan teknis instalasi sistem PJUTS, praktik perakitan perangkat, serta pemasangan sistem penerangan pada lokasi yang telah ditentukan. Kegiatan ini melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses instalasi dan pemeliharaan sistem. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman terkait prinsip kerja panel surya, sensor cahaya, dan sistem penyimpanan energi. Selain itu, beberapa unit penerangan berbasis energi surya berhasil dipasang dan mampu meningkatkan pencahayaan pada area yang sebelumnya minim penerangan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif berbasis partisipasi masyarakat efektif dalam mendukung penerapan teknologi hijau di tingkat lokal. Implementasi PJUTS tidak hanya memberikan solusi terhadap kebutuhan infrastruktur penerangan, tetapi juga meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mendukung pemanfaatan energi berkelanjutan
Comparative Analysis of Machine Learning Models for Burnout Prediction in Generation-Z Anis Masruriyah; Sanggi Bayu Ardika; Ade Hikma Tiana; Budi Arif Dermawan
Computer Science (CO-SCIENCE) Vol. 6 No. 2 (2026): July 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/co-science.v6i2.13081

Abstract

Burnout has become an increasingly prevalent mental health issue among Generation Z due to the interaction of psychological and behavioral factors in a highly digitalized environment. This study aims to predict burnout risk levels using a multi-class machine learning classification approach. The research follows the Cross-Industry Standard Process for Data Mining (CRISP-DM), encompassing data understanding, preprocessing, modeling, and evaluation. A synthetic dataset containing 10,000 records and 22 psychological, behavioral, and lifestyle attributes was used to classify burnout risk into three categories: low, medium, and high. To address class imbalance and ensure reliable performance estimation, Stratified K-Fold cross-validation was employed. Logistic Regression was implemented as a baseline linear model, while Random Forest represented a non-linear approach. Experimental results demonstrate that Random Forest achieved the best performance, obtaining a macro F1-score of 0.988 and outperforming Logistic Regression in multi-class burnout prediction. Feature importance analysis further revealed that psychological variables, particularly the wellbeing index and anxiety score, contributed more substantially to burnout prediction than behavioral variables such as screen time. These findings indicate that internal psychological conditions are stronger predictors of burnout risk than external digital behaviors. This study provides a comparative evaluation of linear and non-linear machine learning models in an imbalanced multi-class setting and offers an interpretable framework to support data-driven strategies for early burnout detection and mental health intervention.
Kerangka Desain Sains untuk Standardisasi Data Perikanan pada Lingkungan Enterprise Resource Planning (ERP) Bobby Suryo Prakoso; Sanggi Bayu Ardika; Mardiah; Anis Fitri Nur Masruriyah; Rizky Tito Prasetyo; Ade Hikma Tiana
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 13 No. 1 (2026): JISI UMJ
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.13.1.155-166

Abstract

Sektor perikanan Indonesia menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan data, terutama akibat beragamnya penggunaan nama lokal ikan yang menimbulkan redundansi data, inkonsistensi inventori, serta lemahnya sistem traceability. Penelitian ini bertujuan merancang sebuah kerangka kerja berbasis Design Science Research (DSR) untuk melakukan standardisasi data perikanan dalam lingkungan Enterprise Resource Planning (ERP). Framework dikembangkan dengan pendekatan arsitektur microservices yang mengintegrasikan basis data taksonomi eksternal (FishBase) ke dalam modul Odoo ERP melalui tahapan scraping, ETL, dan sinkronisasi. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan kondisi data sebelum dan sesudah implementasi berdasarkan indikator kualitas data. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengurangan redundansi data hingga 100%, peningkatan konsistensi nomenklatur, keterisian atribut taksonomi yang lengkap, serta penurunan tingkat kesalahan input hingga nol. Penelitian ini berkontribusi pada peningkatan kualitas data, efisiensi operasional, serta mendukung analisis bisnis dan kepatuhan ekspor di industri perikanan.
Peningkatan Kompetensi Guru Regnbue Preschool melalui Pelatihan Pembuatan Worksheet Digital Berbasis Canva Mardiah MARDIAH; Anis Fitri Nur Masruriyah; Ade Hikma Tiana; Bobby Suryo Prakoso; Rizky Tito Prasetyo; Sanggi Bayu Ardika
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Ilmu Komputer Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ilmu Komputer (ABDIKOM)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52958/abdikom.v4i1.12644

Abstract

Printable worksheets are one of the learning media used in preschool or early childhood education and play an important role in stimulating children’s development. They function as effective tools to support the teaching and learning process. Interviews with teachers at Regnbue Preschool Tangerang revealed limitations in their ability to create worksheets, particularly in understanding visual design principles and using design software. In response to this issue, the community service team from the Faculty of Computer Science, UPN Veteran Jakarta, conducted a training program on developing digital worksheets using Canva, a cloud-based design application that is easy to use. Through this training, teachers were guided to understand basic visual design principles and apply them in worksheet creation. The results showed that the teachers successfully produced three printable worksheets suitable for the developmental level of preschool children, indicating that training based on simple design software can improve teachers’ competence in producing high-quality learning media.