The tourism industry focuses not only on natural beauty and cultural richness, but also on the experiences offered to tourists. Museums, as one of the cultural and historical tourism destinations, play an important role in providing quality experiences to tourists. This research aims to determine the museum experience on revisit intention through tourist satisfaction at Ki Pahare Museum. This research adopts a quantitative method with a descriptive verification approach and collects data through questionnaires to tourists visiting the museum. The results show that museum experience has a significant impact on tourist satisfaction and revisit intention at Ki Pahare Museum. A positive museum experience can increase visitor satisfaction and encourage them to revisit the museum in the future. Visitor satisfaction is an important indicator in the tourism industry. Revisit intention is also an important indicator of museum effectiveness. Therefore, the museum experience should be a primary focus for museum management in order to increase tourist satisfaction and revisit intention. Industri pariwisata tidak hanya berfokus pada keindahan alam dan kekayaan budaya, tetapi juga pada pengalaman yang ditawarkan kepada wisatawan. Museum, sebagai salah satu destinasi wisata budaya dan sejarah, memegang peran penting dalam memberikan pengalaman berkualitas kepada pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh museum experience terhadap revisit intention melalui tourist satisfaction di Museum Ki Pahare. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif verifikatif, dan data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada wisatawan yang mengunjungi museum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa museum experience berpengaruh signifikan terhadap tourist satisfaction dan revisit intention di Museum Ki Pahare. Museum experience yang positif dapat meningkatkan kepuasan pengunjung dan mendorong mereka untuk kembali mengunjungi museum di masa depan. Kepuasan pengunjung merupakan indikator penting dalam industri pariwisata, sementara niat kunjungan ulang juga menjadi tolok ukur efektivitas sebuah museum. Oleh karena itu, museum experience harus menjadi fokus utama bagi pengelola museum guna meningkatkan tourist satisfaction dan revisit intention.