Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Potensi Kelakai (Stenochlaena palustris) Terhadap Penyakit Retinopati Diabetik Melalui Network pharmacology Sofi Agustia Putri; Andika Andika; Nurul Fajeriyati
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 7, No 2 (2026): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v7i2.39520

Abstract

Retinopati Diabetik merupakan komplikasi mikrovaskular diabetes yang menjadi penyebab utama kebutaan pada pasien diabetes mellitus di dunia. Kelakai (Stenochlaena palustris) secara literatur diketahui memiliki potensi aktivitas anti-diabetes, namun mekanisme molekulernya sebagai anti-retinopati diabetik belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder Kelakai yang secara prediksi memiliki irisan dengan protein-protein terkait Retinopati Diabetik, menganalisis pola protein-protein interaction (PPI) dan pathway yang terlibat dalam patogenesis retinopati diabetik. Metode penelitian menggunakan studi komputasi in silico network pharmacology  menggunakan  berbagai online tools, dan database diantaranya TargetNET, SEA, DisGeNET, OMIM, GeneCards, TTD, STRING-DB, ShinyGO, Cytoscape dan CytoHubba. Hasil penelitian mengidentifikasi 15 senyawa aktif dengan 139 protein irisan terkait retinopati diabetik. Analisis PPI menunjukkan signifikansi tinggi (p-value < 1,0×10⁻¹⁶), dilanjutkan analisis topologi menggunakan metode Maximal Clique Centrality (MCC) yang mengidentifikasi 10 protein kunci, termasuk IL6, STAT3, AKT1, dan NFKB1. Pengayaan KEGG menunjukkan peran penting AGE-RAGE signaling pathway (FDR = 1,36×10⁻¹³). Temuan ini menunjukkan bahwa Kelakai (Stenochlaena palustris) memiliki relevansi farmakologis terhadap retinopati diabetik melalui mekanisme multi-target yang melibatkan modulasi AGE-RAGE signaling pathway.
PERAN PENYULUHAN KESEHATAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN MEROKOK PADA GENERASI MUDA DI SMAN 8 BANJARMASIN Nurul Fajeriyati; Nur Maulidah; Rafiqa Zahra; Risma Aulia Saputri; Auliatul Adawiyah; Muhammad Rivaldo; Muhammad Ridha
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v5i2.9209

Abstract

Merokok merupakan masalah kesehatan yang serius terutama pada remaja karena berpotensi memberikan berbagai dampak. Rendahnya pengetahuan serta adanya persepsi keliru terkait rokok, termasuk rokok elektrik, menjadi faktor pendorong perilaku merokok pada generasi muda. Penyuluhan kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan membentuk sikap siswa mengenai risiko rokok serta memperkuat daya tolak terhadap pengaruh dari lingkungan sosial. Metodologi yang diterapkan meliputi ceramah edukatif yang interaktif, diskusi, serta sesi tanya jawab dilengkapi dengan media visual. Penilaian dilakukan menggunakan desain one group pre-test dan post-test. Berdasarkan kegiatan penyuluhan diperoleh hasil yang menunjukkan ada peningkatan yang signifikan pada semua indikator, terutama mengenai zat adiktif yang terkandung dalam rokok, bahaya bagi perokok pasif, dampak dari karbon monoksida, serta strategi untuk mencegah kebiasaan merokok. Kegiatan ini terbukti berhasil dalam meningkatkan pemahaman, membentuk sikap anti merokok, dan mendorong kehidupan sehat tanpa merokok di kalangan remaja.
Antibacterial and Antibiofilm Activity of the Extract and Fractions of Kelakai (Stenochlaena palustris (Burm.F) Bedd) against Methicillin-resistant Staphylococcus aureus Joko Priyanto Wibowo; Restu Dara Wewengkang; Medina Nurrahmah; Nurul Fajeriyati; Irfan Zamzani; Afif Pranaya Jati
Borneo Journal of Pharmacy Vol. 8 No. 4 (2025): Borneo Journal of Pharmacy
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjop.v8i4.8991

Abstract

Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) is a major concern in healthcare due to its resistance to antibiotics and ability to form biofilms. This study investigated the antibacterial and antibiofilm activity of the extract and fractions of kelakai (Stenochlaena palustris) leaves against MRSA. Phytochemical screening revealed the presence of alkaloids, flavonoids, steroids, tannins, and triterpenoids in S. palustris leaves. The ethanolic extract of S. palustris leaves exhibited dose-dependent antibacterial activity against MRSA at concentrations up to 500 ppm. Among the fractions, the n-hexane fraction exhibited antibacterial activity at 500 and 1000 ppm, while the methanolic fraction showed inhibition only at 1000 ppm. The ethyl acetate fraction did not show any inhibition. All fractions and extract demonstrated antibiofilm activity, with the n-hexane fraction exhibiting the strongest activity (91.33 ± 1.52%) at 125 ppm. The crude extract of S. palustris leaves showed the weakest antibiofilm activity (32.66 ± 8.14%). These findings suggest that S. palustris leaves contain compounds with antibacterial and antibiofilm properties against MRSA, with the n-hexane fraction being the most promising. Further studies are needed to isolate and characterize the active compounds responsible for these activities.