Retty Azka Djumar Danawiria
Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Isolat Katekin dari Gambir (Uncaria Gambir Roxb.) pada Essence Sheet Mask: Kajian Stabilitas, Antioksidan dan Cemaran Mikroba Sediaan Yola Desnera Putri; Retty Azka Djumar Danawiria; Hesti Riasari; Adit Andriyannto
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 7, No 2 (2026): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isolat katekin dari gambir (Uncaria gambir Roxb.) merupakan golongan polifenol yang memiliki aktivitas antioksidan tinggi melalui kemampuan menetralisir radikal bebas ROS. Dalam upaya memanfaatkan bioaktivitasnya, isolat katekin diformulasikan sebagai essence sheet mask yang mendukung penetrasi transdermal optimal untuk mengatasi penuaan dini, hiperpigmentasi, dan stres oksidatif jaringan kulit. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengkarakterisasi essence sheet mask berbasis katekin untuk aplikasi topikal inovatif, meliputi aktivitas antioksidan metode DPPH, stabilitas sediaan, cemaran mikroba (ALT dan AKK), serta penetapan kadar isolat katekin dalam sediaan essense sheet mask. Sediaan dibuat dalam dua formula, (F1, F2; rasio basis 2:1). Hasil uji DPPH menunjukkan nilai IC₅₀ asam askorbat sebesar 3,879 ppm dan isolat katekin 3,010 ppm. Setelah diformulasikan, aktivitas antioksidan isolat katekin menurun menjadi 64,066 ppm (F1) dan 50,565 ppm (F2), yang menunjukkan pengaruh matriks sediaan terhadap aktivitas bioaktif. Uji cemaran mikroba menunjukkan nilai ALT dan AKK berada di bawah batas maksimum (<10³), serta tidak terdeteksi Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Formulasi F1 dengan xanthan gum 0,2% menunjukkan stabilitas fisik yang optimal dan nilai IC₅₀ sebesar 96,049 ppm setelah penyimpanan 28 hari, serta kemampuan mempertahankan kadar zat aktif lebih baik dibandingkan F2. Dengan demikian, sediaan ini memenuhi standar stabilitas fisik dan mikrobiologis yang berpotensi sebagai alternatif antioksidan topikal.