Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) telah membuka peluang strategis dalam penerapan sistem smart home guna mengoptimalkan efisiensi konsumsi energi listrik di sektor residensial. Namun, kompetensi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam bidang IoT dan manajemen energi masih perlu ditingkatkan agar selaras dengan tuntutan Industri 4.0 dan kebijakan transisi energi nasional. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan konseptual dan keterampilan teknis siswa dalam merancang serta mengimplementasikan sistem smart home berbasis IoT untuk mendukung efisiensi energi. Kegiatan dilaksanakan pada 23 Mei 2026 di SMK PAB 8 Sampali dengan melibatkan sebanyak 19 siswa sebagai peserta. Metode yang diterapkan mencakup penyampaian materi teoritis, demonstrasi, praktik langsung (hands-on training), pendampingan teknis, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test, post-test, dan kuesioner kepuasan bersekala Likert. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan peningkatan skor rata-rata peserta dari 50,0 pada pre-test menjadi 90,0 pada post-test (skala 0–100), yang merepresentasikan peningkatan pemahaman sebesar 40 poin persentase. Tingkat kepuasan peserta mencapai 90,5%, mengindikasikan relevansi dan efektivitas program terhadap kebutuhan pembelajaran vokasi. Disimpulkan bahwa pelatihan smart home berbasis IoT terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi digital, kesadaran konservasi energi, dan kesiapan siswa menghadapi transformasi teknologi industri, sehingga layak diadopsi sebagai model pembelajaran vokasi berkelanjutan.