Mutmainnah Hairunnisa Bahrun
Universitas Muhammadiyah Bone

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERSEPSI GURU TERHADAP LKPD BERBASIS HOTS SEBAGAI ALAT EVALUASI FORMATIF PEMBELAJARAN BIOLOGI SMAN 13 BONE Mutmainnah Hairunnisa Bahrun; Romi Adiansyah; Muhammad Ali
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i3.12400

Abstract

ABSTRACT The use of Higher Order Thinking Skills (HOTS)-based Student Worksheets (Lembar Kerja Peserta Didik or LKPD) has continued to expand as part of formative assessment practices. However, teachers' perspectives on the use of HOTS-based LKPD, particularly regarding their role as formative assessment tools in biology learning, have received limited research attention. This study explored teachers' perceptions of the use of HOTS-based LKPD as a formative assessment tool at SMAN 13 Bone. A descriptive qualitative approach was employed, involving four biology teachers as the primary informants and eight students as supporting informants selected through purposive sampling. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and were analyzed using the Miles and Huberman model, including data reduction, data display, and conclusion drawing, supported by source and technique triangulation. The findings indicate that teachers perceive HOTS-based LKPD not only as instruments for assessing learning outcomes but also as tools for revealing students' thinking processes, thereby facilitating the provision of feedback and continuous improvement of instructional practices. Although their implementation is still influenced by time constraints, the readiness of teachers and students, and the availability of school facilities, teachers' positive perceptions encourage the consistent use of HOTS-based LKPD in formative assessment. This study highlights that teachers' perceptions serve as a crucial link between the use of HOTS-based LKPD and the effectiveness of formative assessment, while contributing to a broader understanding of assessment practices aimed at fostering higher-order thinking skills in biology education. ABSTRAK Pemanfaatan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam pembelajaran terus berkembang sebagai bagian dari implementasi evaluasi formatif. Namun, pandangan guru mengenai penggunaan LKPD berbasis HOTS masih belum banyak diteliti, khususnya dalam kaitannya dengan fungsinya sebagai alat evaluasi formatif pada pembelajaran biologi. Kajian ini mengeksplorasi persepsi guru terhadap penggunaan LKPD berbasis HOTS sebagai alat evaluasi formatif di SMAN 13 Bone. Penelitian dilaksanakan melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan empat guru biologi sebagai informan utama dan delapan siswa sebagai informan pendukung yang dipilih secara purposive. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan yang diperkuat dengan triangulasi sumber dan teknik. Analisis menunjukkan bahwa guru memandang LKPD berbasis HOTS sebagai instrumen yang tidak hanya menghasilkan informasi mengenai capaian belajar, tetapi juga mengungkap proses berpikir peserta didik sehingga mendukung penyusunan umpan balik dan perbaikan pembelajaran secara berkelanjutan. Meskipun implementasinya masih dipengaruhi oleh keterbatasan waktu, kesiapan guru dan peserta didik, serta dukungan fasilitas sekolah, persepsi positif guru mendorong pemanfaatan LKPD secara konsisten dalam evaluasi formatif. Kajian ini menegaskan bahwa persepsi guru menjadi penghubung penting antara penggunaan LKPD berbasis HOTS dan efektivitas evaluasi formatif, sekaligus memperkaya pemahaman mengenai implementasi asesmen yang berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi dalam pembelajaran biologi.