Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (Stbm) Pilar Pertama di Wilayah Kerja Puskesmas Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Tahun 2025 Indah Elyanti; Tati Baina Gultom; Sepriana Urianti
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 3 (2026): Volume 15 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i3.25078

Abstract

Sanitasi   total   berbasis   masyarakat   disingkat   STBM   adalah   pendekatan untuk mengubah perilaku, higienis dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat dengan cara pemicuan salah satu program pemerintah untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) ke 6 adalah stop buang air besar sembarangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji gambaran penerapan atau implementasi program sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) Pilar Pertama di Puskesmas Gedong Tataan  berdasarkan teori dari Grindle yang mana merupakan model top down sebab implementasi program STBM bergerak secara   linear   dari  keputusan  politik,   pelaksana, dan kinerja kebijakan publik. Penelitian menggunakan rancangan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, metode   ini   melakukan   pengkajian   dokumen   dan   pendalaman   informasi   dengan wawancara secara mendalam untuk memahami penerapan atau implementasi program sanitasi  total  berbasis  masyarakat  (STBM)  Pilar  Pertama  di  Puskesmas  Puskesmas Gedong Tataan. Hasil penelitian menunjukkan penerapan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Pilar Pertama (Stop BABS) Desa yang telah melaksanakan kegiatan pemicuan STBM : 100%, Desa dengan status ODF (Open Defecation Free) : 45%, Pengetahuan STBM Pilar 1 : 40%, faktor pendukung dan penghambat penerapan STBM pilar pertama : Dukungan petugas puskesmas :100%, Dukungan tokoh masyarakat :100%, Keterbatasan ekonomi : 50%. Dari data yang diperolah menunjukkan bahwa faktor ekonomi menjadi yang menjadi hambatan terbesar dalam mewujudkan BABS/ ODF (Open Defecation Free).Kata kunci : STBM, Grindle, fenomenologi, pilar, sanitasi, implementasi
Pengaruh Fraksi Minyak Atsiri Daun Ungu (Graphtophyllum pictum L.) terhadap Apoptosis pada Sel Hela Kanker Serviks Lendawati Lendawati; Indah Elyanti
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Medical Laboratory Technology Department, Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v14i2.5463

Abstract

Kanker serviks menjadi salah satu penyebab kematian terbanyak ke empat pada perempuan. Global Burden of Cancer Study (GLOBOCAN) tahun 2020 melaporkan kasus baru kanker serviks terdiagnosis sebanyak 604.000, serta kasus terjadinya kematian sebanyak 342.000. Resistensi obat terhadap kemoterapi/radioterapi merupakan tantangan tersendiri untuk menemukan obat dari bahan alam yang memiliki efek samping terkecil sehingga diperlukan penelitian yang lebih mendalam. Daun ungu memiliki toksisitas yang tinggi, pada fraksi etil asetat ditemukan senyawa fenolik, tanin, dan flavonoid yang bisa menjadi alternatif pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fraksi minyak atsiri daun ungu (Graphtophyllum pictum L.) terhadap apoptosis pada sel HeLa kanker serviks. Pengujian apoptosis menggunakan metode flow cytometry. Hasil penelitian didapatkan proses apoptosis pada minyak atsiri daun ungu konsentrasi 0,5 LC50 hanya sebesar 11%, sedangkan apoptosis yang terbentuk pada konsentrasi 1 LC50 sebesar 24,7% dan apoptosis tertinggi pada konsentrasi 2 LC50 yaitu sebesar 89%. rata-rata persentase sel yang apoptosis dilakukan uji statistik One Way ANOVA diperoleh nilai p<0,05 sehingga terdapat perbedaan bermakna antara kelompok perlakuan. Uji statistik dilanjutkan dengan uji Post Hoc dan didapatkan nilai p 0,00. Simpulan dalam penelitian ini adalah data LC50 menunjukkan nilai rata-rata LC50 fraksi minyak atsiri daun ungu mampu menginduksi efek apoptosis terhadap sel HeLa kanker serviks.