Permasalahan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan utama dalam kesehatan lingkungan di Indonesia. Rendahnya perilaku masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah menyebabkan meningkatnya pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan masyarakat. Edukasi lingkungan menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Penelitian yang dilakukan dari beberapa peneliti bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi lingkungan terhadap perilaku pemilahan sampah rumah tangga. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest, Meta analysis,systematic review,cluster randomĀ zed trial, eksperimen lapangan, survey dan edukasi dan pengabdian masyarakat. Populasi penelitian adalah kepala keluarga atau ibu rumah tangga di lingkungan masyarakat. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumah tangga, masyarakat perkotaan,, intervensi edukasi,promosi lingkungan ( flyer,poster, media visual), edukasi penyuluhan dan praktik pemilahan sampah, edukasi door to door, edukasi perilaku. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan perilaku masyarakat setelah diberikan edukasi lingkungan mengenai pemilahan sampah rumah tangga. Edukasi berkelanjutan efektif meningkatkan segregasi sampah rumah. Edukasi lingkungan terbukti berpengaruh terhadap perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah organik dan anorganik. Terjadi peningkatan kesadaran dan perilaku pemilahan sampah rumah tangga. Kesalahan pemilahan sampah menurun 69,7% setelah edukasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan program promosi kesehatan lingkungan berbasis masyarakat