Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN KOMUNIKASI ANTARPRIBADI DALAM PROSES PEMULIHAN TRAUMA: PADA REMAJA KORBAN BENCANA Syahrul Arifin
Perspektif Vol 1 No 5 (2022)
Publisher : Yayasan Jaringan Kerja Pendidikan Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53947/perspekt.v1i5.185

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana peran komunikasi antarpribadi dalam proses pemulihan trauma pada remaja korban bencana, mengetahui bentuk dukungan (support) apa saja yang diterima oleh remaja korban bencana, menguraikan sikap suportif dalam komunikasi antarpribadi remaja korban bencana, dan mengetahui bagaimana pengungkapan keterbukaan diri (self disclosure) remaja korban bencana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Pendekatan kualitatif lebih menekankan pada proses bukan pada hasil atau produk, tertarik pada makna, merupakan instrumen pokok untuk pengumpulan data dan analisis data. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik-teknik komunikasi langsung dan tidak langsung dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penulisan ini adalah analisis eksplanatif.  Penulisan jurnal ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi tim trauma konseling, para guru dan keluarga dalam mengembangkan keterampilan serupa pada kasus-kasus lain dan signifikansi secara teoritis dapat menambah khazanah ilmu pengetahuan khususnya tentang ilmu komunikasi terutama yang berkenaan dengan komunikasi antarpribadi dikaitkan dengan pengetahuan tentang proses pemulihan trauma pada remaja akibat bencana alam serta kontribusi keilmuan bagi pengembangan ilmu komunikasi yang terspesifikasi dalam kajian komunikasi antarpribadi sebagai salah satu bentuk komunikasi yang paling banyak terjadi dalam hubungan antar manusia. Abstract This study aims to determine the role of interpersonal communication in the trauma recovery process for adolescent victims of disasters, to find out what forms of support are received by disaster victims, to describe the supportive attitude in interpersonal communication of disaster victims, and to find out how to express self-disclosure (self-disclosure). disclosure) youth victims of disasters. This study uses a qualitative approach and a descriptive method. The qualitative approach emphasizes the process rather than the result or product, is interested in meaning, and is the main instrument for data collection and analysis. Data collection techniques used direct and indirect communication techniques using observation and interview data collection techniques. The data analysis technique used in this paper is descriptive analysis. The writing of this journal is expected to be input for the trauma counseling team, teachers, and families in developing similar skills in other cases, and the theoretical significance can add to the treasures of knowledge, especially about communication science, especially about interpersonal communication associated with knowledge about the process. Trauma recovery in adolescents due to natural disasters and scientific contributions to the development of communication science is specified in the study of interpersonal communication as one of the most common forms of communication in human relationships.
PENGARUH EDUKASI LINGKUNGAN TERHADAP PERILAKU PEMILAHAN SAMPAH RUMAH TANGGA Syahrul Arifin; Triana Srisantyorin; Suherman Jaksa
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 3 (2026): Volume 15 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i3.26513

Abstract

Permasalahan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan utama dalam kesehatan lingkungan di Indonesia. Rendahnya perilaku masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah menyebabkan meningkatnya pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan masyarakat. Edukasi lingkungan menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Penelitian yang dilakukan dari beberapa peneliti bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi lingkungan terhadap perilaku pemilahan sampah rumah tangga. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest, Meta analysis,systematic review,cluster random  zed trial, eksperimen lapangan, survey dan edukasi dan pengabdian masyarakat. Populasi penelitian adalah kepala keluarga atau ibu rumah tangga di lingkungan masyarakat. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumah tangga, masyarakat perkotaan,, intervensi edukasi,promosi lingkungan ( flyer,poster, media visual), edukasi penyuluhan dan praktik pemilahan sampah, edukasi door to door, edukasi perilaku. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan perilaku masyarakat setelah diberikan edukasi lingkungan mengenai pemilahan sampah rumah tangga. Edukasi berkelanjutan efektif meningkatkan segregasi sampah rumah. Edukasi lingkungan terbukti berpengaruh terhadap perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah organik dan anorganik. Terjadi peningkatan kesadaran dan perilaku pemilahan sampah rumah tangga. Kesalahan pemilahan sampah menurun 69,7% setelah edukasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan program promosi kesehatan lingkungan berbasis masyarakat