Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Pencegahan Penyakit Anemia Menggunakan Media Leaflet Dalam Peningkatan Konsumsi Obat Tablet Tambah Darah Pada Remaja Andi Muh. Zulfikar; Ratna Indrasari; Julia Indriaty
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 8 (2026): Volume 9 Nomor 8 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i8.26899

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan data World Health Organization (WHO) diperkirakan 29,9% perempuan usia reproduksi (15–49 tahun) di seluruh dunia mengalami anemia. Anemia menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang paling dominan di tingkat Global maupun Nasional. Secara fisiologis, anemia ditandai dengan rendahnya kadar Hemoglobin (Hb) dalam darah, yang menyebabkan penurunan kemampuan darah dalam mengangkut oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Kondisi ini sangat rentan dialami oleh remaja putri karena kehilangan darah rutin melalui siklus menstruasi bulanan. Untuk mengedukasi  Pencegahan Penyakit Anemia Menggunakan Media Leaflet Dalam Peningkatan Konsumsi Obat Tablet Tambah Darah Pada Remaja. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalahParticipatory Health Promotion dan Educational Intervention. Pendekatan ini tidak hanya menempatkan remaja sebagai objek, tetapi sebagai subjek yang aktif dalam mengelola kesehatan mandiri. Peserta dalam kegiatan ini terdiri atas Siswa Perempuan SMK Islam Perti Jakarta sebanyak 38 orang. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri mengenai penyakit anemia dan program peningkatan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri. mengedukasi tentang penyakit anemia dan Program peningkatan konsumsi obat Tablet Tambah Darah (TTD) memberikan hasil yang bermakna dalam meningkatkan pengetahuannya. Selain itu kegiatan ini juga memperkuat sikap mereka dalam meningkatkan keinginan mengkonsumsi obat Tablet Tambah Darah (TTD). Adanya penggunaan media Power Point (PPT), leaflet, demonstrasi menggunakan media video edukasi dan pemberian tablet tambah darah juga sangat menunjang dalam membentuk perilaku remaja putri, serta adanya ruang diskusi membuat mereka bisa memvalidasi pengetahuannya, dengan itu informasi yang mereka punya dapat menjadi pengetahuan yang mereka anggap benar. Kata Kunci: Anemia, Edukasi, Tablet Tambah Darah, Leaflet.  ABSTRACT According to World Health Organization (WHO) data, an estimated 29.9% of women of reproductive age (15–49 years) worldwide suffer from anemia. Anemia remains one of the most dominant public health problems at both global and national levels. Physiologically, anemia is characterized by low hemoglobin (Hb) levels in the blood, which decreases the blood's capacity to transport oxygen throughout body tissues. Adolescent girls are highly vulnerable to this condition due to routine blood loss during their monthly menstrual cycles. To provide education on anemia prevention using leaflet media to increase the consumption of iron-folic acid (IFA) tablets among adolescents. The methods used in this community service project were Participatory Health Promotion and Educational Intervention. This approach positions adolescents not merely as objects, but as active subjects in managing their own health independently. The participants of this activity consisted of 38 female students from SMK Islam Perti Jakarta. The results of this community service activity successfully improved the knowledge and attitudes of adolescent girls regarding anemia and the program to increase iron-folic acid tablet consumption among female adolescents. Education on anemia and the program to increase the consumption of iron-folic acid (IFA) tablets yielded significant results in improving knowledge. Furthermore, this activity strengthened their attitude and willingness to consume IFA tablets. The use of PowerPoint (PPT) presentations, leaflets, demonstrations via educational videos, and the distribution of IFA tablets heavily supported the shaping of the adolescent girls' behavior. Additionally, the discussion sessions allowed them to validate their understanding, thereby transforming the information received into knowledge they perceive as accurate. Keywords: Anemia, Education, Iron-Folic Acid Tablets, Leaflet.
Program Konsumsi Obat Tambah Darah untuk Remaja di SMA Muhammadiyah 13 Jakarta Kustia Anggereni; Julia Indriaty
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 4 (2026): Volume 9 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i4.25296

Abstract

ABSTRAK Anemia defisiensi besi tetap menjadi tantangan utama kesehatan masyarakat di Indonesia dengan prevalensi yang masih tinggi di kalangan remaja sekolah. Data nasional menunjukkan bahwa proporsi anemia pada remaja putri belum mencapai terget penurunan yang diharapkan secara konsisten di seluruh wilayah perkotaan seperti Jakarta.Meningkatkan pemahaman siswa remaja putri mengenai anemia, dampak jangka panjang pada kesehatan, dan upaya meningkatkan angka kepatuhan konsumsi tambah darah di lingkungan sekolah. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan edukasi mengenai pencegahan kejadian anemia pada usia remaja dan program pemerintah dalam penanggulangan anemia pada usia remaja dan program pemerintah dalam penanggulangan anemia pada usia remaja yang dialkukan selama 1 hari. Kegiatan edukasi tentang pencegahan kejadian anemia pada usia remaja dan program pemerintah dalam penanggulangan anemia pada usia remaja kepada siswa kelas X, XI, XII di SMA Muhammadiyah 13 Jakarta telah terlaksana dengan baik. Selama kegiatan, siswa remaja putri sebagai peserta pengabdian kepada masyarakat sangat antusias terhadap materi yang diberikan. Kata Kunci: Tablet Tambah Darah, Remaja Putri, Anemia.  ABSTRACT Iron deficiency anemia remains a major public health challenge in Indonesia, with a high prevalence among school-age adolescents. National data shows that the proportion of anemia among adolescent girls has not consistently reached the expected reduction target across urban areas such as Jakarta. To increase adolescent female students' understanding of anemia, its long-term impact on health, and to improve adherence to iron supplementation in school settings. This community service was carried out by providing education on preventing anemia in adolescents and government programs to overcome anemia in adolescents which were carried out for 1 day. Educational activities on preventing anemia in adolescents and government programs to address anemia in adolescents for female students in grades X, XI, and XII at SMA Muhammadiyah 13 Jakarta have been implemented well. During the activity, the teenage students as participants were very enthusiastic about the material provided. Keywords: Iron Supplements, Teenage Female, Anemia.
Pengaruh Edukasi Menggunakan Media Poster Terhadap Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Remaja Andi Muh. Zulfikar; Ratna Indra Sari; Julia Indriaty; Bunga Cinta Rizki Ananta
KOLONI Vol. 5 No. 3 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v5i3.1039

Abstract

Abstrak: Berdasarkan data World Helath Organization (WHO) pada statistik kesehatan dunia tahun 2025 cakupan layanan kebersihan dasar secara global memang meningkat dari 67% pada tahun 2015 menjadi 75% pada tahun 2022. Namun, dunia masih menumpuk pada risiko penularan penyakit akibat sanitasi yang buruk, serta udara yang terkontaminasi. Oleh karena itu dilakukan penguatan PHBS melalui edukasi disekolah yang merupakan langkah mendesak untuk memperbaiki kualitas hidup sehat remaja di masa depan. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media poster terhadap perilaku hidup bersih dan sehat pada remaja SMA Muhammadiyah 13 Jakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah pre eksprimental dengan desain model one group pre test post test design . Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Muhammadiyah 13 Jakarta Kelas X-XII dengan sampel jenuh dan teknik pengambilan sampel Accidental Sampling sehingga besaran sampel ditemukan dilapangan sebanyak 35 responden. Hasil Penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan edukasi menggunakan media poster terhadap perilaku cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Membuang Sampah dan Konsumsi Jajanan Sehat dengan nilai p-value masing-masing 0,00. Kesimpulannya adalah ada pengaruh edukasi menggunakan media poster terhadap perilaku cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Perilaku Membuang Sampah dan Perilaku Konsumsi Jajanan Sehat pada remaja Siswa SMA Muhammadiyah 13 Jakarta. Penelitian ini menyarankan untuk; Pertama, melengkapai fasilitas cuci tempat cuci tangan seperti sabun dan Pengering di setiap wastafel yang ada disekolah. Kedua, Sekolah dapat memfasilitasi pengolahan sampah dalam memilah jenis sampah. Ketiga, memperbanyak media cetak yang memuat informasi kesehatan tentang makanan yang bergizi. Abstrak: Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam Statistik Kesehatan Dunia 2025, cakupan global layanan kebersihan dasar memang meningkat dari 67% pada tahun 2015 menjadi 75% pada tahun 2022. Namun, dunia masih dihadapkan pada risiko penularan penyakit akibat sanitasi yang buruk dan air yang tercemar. Oleh karena itu, penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui pendidikan berbasis sekolah merupakan langkah mendesak untuk meningkatkan kualitas hidup sehat bagi remaja di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan menggunakan media poster terhadap perilaku hidup bersih dan sehat di kalangan remaja di SMA Kejuruan Muhammadiyah 13 Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimental, khususnya desain pre-test post-test satu kelompok. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari siswa kelas X sampai XII di SMA Kejuruan Muhammadiyah 13 Jakarta, menggunakan total sampling (sampling jenuh) dikombinasikan dengan teknik sampling acak, menghasilkan ukuran sampel lapangan sebanyak 35 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan pengaruh signifikan pendidikan menggunakan media poster terhadap perilaku mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, perilaku pembuangan sampah, dan perilaku konsumsi makanan ringan sehat, dengan masing-masing memperoleh nilai p sebesar 0,00. Kesimpulannya, pendidikan menggunakan media poster secara signifikan mempengaruhi perilaku mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, perilaku pembuangan sampah, dan perilaku konsumsi makanan ringan sehat di kalangan siswa SMA Muhammadiyah 13 Jakarta. Penelitian ini menyarankan: Pertama, melengkapi fasilitas cuci tangan dengan sabun dan pengering di setiap wastafel sekolah. Kedua, sekolah dapat memfasilitasi pengelolaan sampah dengan memilah jenis sampah. Ketiga, meningkatkan media cetak yang memuat informasi kesehatan mengenai makanan bergizi.