Nuzul Hidayat
Departemen Teknik Otomotif, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Model Project Based Learning Berbasis QR Code terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Teknik Kendaraan Ringan di SMKN 8 Padang Ramadhan Putra; Wagino; Nuzul Hidayat; Ahmad Arif
MSI Transaction on Education Vol 6 No 3 (2025): MSI Transaction on Education
Publisher : Minangkabau Scholar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46574/mted.v6i3.193

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh paket pembelajaran berbasis Project Based Learning (PjBL) yang dipadukan dengan QR Code terhadap peningkatan hasil belajar kognitif siswa pada materi Sistem Rem. Penelitian menerapkan desain kuasi-eksperimen dengan kelompok kontrol nonekuivalen melalui pre-test dan post-test. Populasi terdiri atas 94 siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan, sedangkan analisis melibatkan 64 siswa, masing-masing 32 siswa pada kelompok kontrol dan 32 siswa pada kelompok eksperimen. Sebanyak 30 siswa lainnya digunakan untuk uji coba instrumen. Dari 20 soal yang diuji, 14 dinyatakan valid dengan reliabilitas Cronbach's Alpha sebesar 0,720. Hasil menunjukkan kemampuan awal kedua kelompok tidak berbeda signifikan (p=0,269). Nilai rata-rata kelompok kontrol meningkat dari 38,62 menjadi 61,38 (N-Gain 0,365), sedangkan kelompok eksperimen naik dari 42,63 menjadi 83,26 (N-Gain 0,711). Uji Mann-Whitney menunjukkan peningkatan kelompok eksperimen lebih tinggi secara signifikan (p<0,001; r=0,772). Ketuntasan belajar mencapai 84,4% pada kelompok eksperimen dan membuktikan bahwa paket PjBL berbasis QR Code efektif meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dengan ukuran efek besar. This study examined the effectiveness of a QR Code-integrated Project-Based Learning (PjBL) instructional package in improving students' cognitive achievement on the Braking System topic. A quasi-experimental nonequivalent control-group design employing pre-test and post-test measures was implemented. The population consisted of 94 Grade XI Light Vehicle Engineering students, while 64 students participated in the main analysis, with 32 assigned to the control group and 32 to the experimental group. Another 30 students were involved only in instrument validation. Among 20 test items, 14 met the validity criteria, and the instrument demonstrated acceptable reliability (Cronbach's alpha = 0.720). Initial ability did not differ significantly between groups (p = 0.269). The control group's average score increased from 38.62 to 61.38 (N-Gain = 0.365), whereas the experimental group's average rose from 42.63 to 83.26 (N-Gain = 0.711). Statistical analysis confirmed significantly greater improvement in the experimental group (p < 0.001; r = 0.772). Overall, the QR Code-based PjBL package effectively enhanced cognitive learning outcomes with a large educational effect.
Analisis Kesiapan Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SMKN 1 Lintau Buo Muhammad Kadafi; Nuzul Hidayat; Rifdarmon; Irma Yulia Basri
MSI Transaction on Education Vol 6 No 2 (2025): MSI Transaction on Education
Publisher : Minangkabau Scholar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46574/mted.v6i2.176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapan guru terhadap penerapan Kurikulum Merdeka ditinjau dari perencanaan pembelajaran, proses pelaksanaan pembelajaran, penilaian atau evaluasi pembelajaran pada di SMK Negeri 1 Lintau Buo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik. Metode yang digunakan yaitu Lembar observasi dengan 40 pernyataan dengan 30 responden. Lembar observasi disebarkan kepada guru yang mengajar di SMK Negeri 1 Lintau Buo, setelah semua data diperoleh kemudian data diolah. Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kesiapan guru dalam implementasi kurikulum merdeka di SMK Negeri 1 Lintau sudah dikategorikan sangat siap. Tingkat kesiapan guru yang mengajar SMK Negeri 1 Lintau Buo masuk kedalam kategori sangat siap, dimana tingkat kesiapan guru terhadap perencanaan pembelajaran sebesar 86,66 %, tingkat kesiapan guru terhadap Kurikulum Merdeka pada proses pembelajaran memiliki persentase sebesar 87,91 % masuk kedalam kategori sangat siap, dan kesiapan guru terhadap penerapan Kurikulum Merdeka pada proses evaluasi atau penilaian memiliki persentase sebesar 89,73 % masuk kedalam kategori sangat siap. This research aims to determine the level of teacher readiness for implementing the Merdeka Curriculum in terms of learning planning, learning implementation process, assessment or evaluation of learning at SMK Negeri 1 Lintau Buo. This research uses a quantitative descriptive method with the data analysis technique used, namely statistical analysis. The method used is an observation sheet with 40 statements with 30 respondents. Observation sheets were distributed to teachers who taught at SMK Negeri 1 Lintau Buo, after all the data was obtained, the data was processed. This research shows that the level of teacher readiness in implementing the merdeka curriculum at SMK Negeri 1 Lintau is categorized as very ready. The level of readiness of teachers who teach at SMK Negeri 1 Lintau Buo is in the very ready category, where the level of teacher readiness for learning planning is 86.66%, the level of teacher readiness for the merdeka Curriculum in the learning process has a percentage of 87.91% in the very ready category, and teacher readiness for the implementation of the Merdeka Curriculum in the evaluation or assessment process has a percentage of 89.73% in the very ready category.