Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Sistem Informasi Monitoring dan Pelaporan Kegiatan Narapidana Berbasis Web pada Lapas Kelas III Rangkasbitung Fahri Dwi Wicaksono; Ahmad Basith; Nathan Sanjaya; Maulana Ardhiansyah
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 4 No 6 (2026): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)
Publisher : shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) memiliki peran penting dalam menyelenggarakan pembinaan terhadap warga binaan melalui berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan kualitas kepribadian dan keterampilan. Namun, proses pencatatan kegiatan, pengelolaan absensi, serta penyusunan laporan di Lapas Kelas III Rangkasbitung masih dilakukan secara manual sehingga memerlukan waktu yang relatif lama, berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, dan menyulitkan proses penyampaian informasi kepada keluarga warga binaan. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan sistem informasi monitoring dan pelaporan kegiatan narapidana berbasis web untuk mendukung pengelolaan data kegiatan secara terintegrasi. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Prototype, dengan tahapan pengumpulan kebutuhan, pembangunan prototype, evaluasi prototype, pengembangan sistem, pengujian, dan implementasi. Sistem dikembangkan menggunakan arsitektur berbasis web dengan basis data relasional sehingga mampu mengelola data warga binaan, kegiatan pembinaan, absensi, dokumentasi, serta pelaporan dalam satu sistem yang terintegrasi. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu membantu petugas dalam melakukan pengelolaan data secara lebih efektif dan efisien, mempercepat proses pencarian informasi, serta mempermudah keluarga warga binaan memperoleh informasi kegiatan melalui mekanisme verifikasi yang telah disediakan. Berdasarkan hasil pengujian fungsional menggunakan metode Black Box Testing, seluruh fitur utama sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna sehingga sistem layak digunakan sebagai media monitoring dan pelaporan kegiatan narapidana di Lapas Kelas III Rangkasbitung.
Digitalisasi Sistem Pengelolaan Iuran Kas Bulanan di Desa Gandul Depok Berbasis Web April Petra Malonovi Marbun; Muhamad Deraya Kautsar; Fahri Dwi Wicaksono; Rizki Wahyu Saputra; Khairunisa; Khiara Davita Adzra; Maudy Tri Kusuma; Nathan Sanjaya; Fajar Saputra; Juliano Krizza Yoga; Halili Maar
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 3 No 10 (2026): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)
Publisher : shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan dana bulanan warga adalah hal penting dalam mendukung kegiatan sosial dan operasional lingkungan di tingkat RT/RW. Namun, di Desa Gandul, Kota Depok, proses pengelolaan dana warga masih dilakukan secara manual dengan menggunakan buku catatan. Hal ini bisa menyebabkan kesalahan dalam pencatatan, penundaan laporan, serta kurangnya transparansi dan akuntabilitas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengubah sistem pengelolaan dana warga menjadi lebih modern dengan membuat sistem berbasis web yang mudah digunakan dan bisa diakses oleh pengurus serta warga. Cara pelaksanaannya meliputi observasi di lapangan, perencanaan sistem, pengembangan aplikasi, pelatihan penggunaan sistem untuk pengurus RT dan karang taruna, serta evaluasi dan pengawasan setelah sistem diterapkan. Sistem yang dihasilkan memiliki fitur seperti pencatatan dana, laporan pemasukan dan pengeluaran, rekapitulasi saldo dana, serta akses informasi keuangan yang transparan bagi warga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sistem berbasis web dalam pengelolaan dana mampu meningkatkan efisiensi administrasi, ketertiban dalam pencatatan keuangan, serta transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana warga. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kemampuan pengurus dalam menggunakan teknologi digital dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam melihat dan mengawasi pengelolaan keuangan lingkungan. Dengan demikian, program ini diharapkan bisa menjadi contoh bagus dalam menerapkan digitalisasi administrasi keuangan masyarakat secara berkelanjutan di tingkat lingkungan.