Sholihin Sholihin
Universitas Islam Negeri Madura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Rekonstruksi Moderasi Beragama Perspektif Al-Ghazali: Manifestasi Etika Spiritual sebagai Strategi Deradikalisasi Sholihin Sholihin; Siswanto Siswanto; Atiqullah Atiqullah
Cendekiawan : Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol 5 No 2 (2026): June: Multiple Intelligences of Students in Formal, Informal, and Nonformal Educa
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/cendekiawan.v5i2.999

Abstract

Radikalisme agama kontemporer sering kali didekati melalui perspektif keamanan (security approach) yang bersifat formalistik, namun pendekatan ini kerap gagal menyentuh akar permasalahan yang bersifat epistemologis dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi konsep moderasi beragama melalui pemikiran Imam Al-Ghazali, dengan menitikberatkan pada manifestasi etika spiritual sebagai strategi deradikalisasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research) dengan teknik analisis hermeneutika filosofis terhadap karya monumental Ihya’ Ulumuddin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa radikalisme merupakan manifestasi dari "penyakit hati" (amradz al-qulub) dan ketidakseimbangan daya jiwa. Al-Ghazali menawarkan tiga pilar utama dalam deradikalisasi: Muhasabah (introspeksi untuk meruntuhkan arogansi teologis), Mahabbah (cinta kasih untuk menghapus kebencian terhadap liyan), dan Riyadhah al-Nafs (pelatihan jiwa untuk menjinakkan agresivitas). Kebaruan penelitian ini terletak pada sintesis antara dimensi psikologi-sufistik dengan upaya deradikalisasi modern. Disimpulkan bahwa moderasi yang efektif tidak dapat dipaksakan melalui regulasi luar, melainkan harus tumbuh secara organik melalui transformasi batin dan kesehatan mental-spiritual, sehingga mampu menciptakan ketahanan ideologis yang permanen dan substantif.