Kegiatan pengabdian masyarakat oleh dosen Universitas AL Azhar dalam pembuatan kue timpan, martabak goreng dan cendol ini dilakukan di Pondok Pesantren Darul Muttaqin Deli Serdang. Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan agar anak santri mempunyai jiwa pengembangan diri dalam hal ke wirausahaan atau dapat juga untuk pengembangan dan pendekatan pada masyarakat pada saat pengabdian, setelah selesai hapalan 30 juz. Dalam pembuatan kue timpan, martabak goreng dan cendol bahan yang digunakan sangat sederhana yaitu tepung roti, gula aren, santan kelapa, wartel, kentang, udang kecepe, telur, santan, daun pandan, daun pisang, nangka dan minyak goreng. Tepung yang digunakan terlebih dahulu diayak agar hasilnya bebas dari butiran yang kasar, sehingga dihasilkan tepung halus. Gula yang digunakan adalah gula aren yag dipotog kecil kecil agar mudah larut dan untuk melarutkan gula digunakan air dan disaring. Digunakan kelapa yang sedang tuanya lalu diambil santannya. Sepuluh lembar daun pandan ditumbuk halus dan ditambah air lalu disaring airnya. Tepung, ditambah air daun pandan dimasak sampai kental lalu ditiriskan dalam saringan yang dikumpul dalam panci yang ada es batunya. Hasil ini adalah untuk mendapatkan cendol. Nangka, kelapa parut digunkakan untuk kue timpan. Sedangkan untuk martabak goreng digunakan isinya tumisan kentang, wartel dan udang kecepe. Anak santri lebih menyukai martabak telor goreng dibanding kue timpan. Sedangkan es cendol anak santri menyukai sebanyak 100 %. Martabak telor 100% dan kue timpan 70%.