Sanco Simanullang
Prodi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Al Azhar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBUATAN UMKM CENDOL KUE TIMPAN DAN MARTABAK TELOR DI PONDOK PESANTREN Masdania Zurairah; Margie Subahagia Ningsih; Refiza Refiza; M. Fiza Lubis; Sanco Simanullang; Muhammad Said; M. Fazri Pasaribu; Edy Syahputra Saragih
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 5 No. 7 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat oleh dosen Universitas AL Azhar dalam pembuatan kue timpan, martabak goreng dan cendol  ini dilakukan di Pondok Pesantren Darul Muttaqin Deli Serdang. Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan agar anak santri  mempunyai jiwa pengembangan diri dalam hal ke  wirausahaan atau dapat juga untuk pengembangan dan pendekatan pada masyarakat pada saat pengabdian,  setelah selesai hapalan 30 juz. Dalam pembuatan kue timpan, martabak goreng dan cendol   bahan yang digunakan sangat sederhana yaitu tepung roti, gula aren, santan kelapa, wartel, kentang, udang kecepe, telur, santan, daun pandan, daun pisang, nangka dan minyak goreng. Tepung yang digunakan terlebih dahulu diayak agar hasilnya bebas dari butiran yang kasar, sehingga dihasilkan tepung halus. Gula yang digunakan adalah gula  aren yag dipotog kecil kecil agar mudah larut  dan untuk melarutkan   gula digunakan air dan disaring. Digunakan kelapa yang sedang tuanya lalu diambil santannya. Sepuluh lembar daun pandan ditumbuk halus dan ditambah air lalu disaring airnya. Tepung, ditambah air daun pandan dimasak sampai kental lalu ditiriskan dalam saringan yang dikumpul dalam panci yang ada es batunya. Hasil ini adalah untuk mendapatkan cendol. Nangka, kelapa parut digunkakan untuk kue timpan. Sedangkan untuk martabak goreng digunakan isinya tumisan kentang, wartel dan udang kecepe. Anak santri lebih menyukai martabak telor goreng dibanding kue timpan. Sedangkan es cendol anak santri menyukai sebanyak 100 %. Martabak telor 100% dan kue timpan 70%.