Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IoT-Based Electrical Parameter Monitoring System for Railway Level Crossing Gate Panels M. Afif Amalul Arifidin; Ulfatul Rahmad; Akhwan Akhwan; Teguh Arifianto
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (JIM-ID) Vol. 5 No. 07 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisplin Indonesia (JIM-ID), 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

To speed up the handling of disruptions and improve safety at level crossings, an alternative system is needed to help officers deal with disruptions at level crossings. The implementation of an Internet of Things (IoT) system can be a solution for monitoring the actual condition of level crossings in real time. This system was developed using an ESP 32 microcontroller, an INA226 sensor, and an ACS712 sensor to measure battery voltage, motor voltage, and charger current. Monitoring is conducted through a website equipped with a Threshold Detection method to send early notifications via Telegram. Functionality testing using the black box method showed that the system operates as designed. Sensor accuracy testing revealed that the INA226 sensor has a voltage accuracy of 99.25%. However, the ACS712 20A sensor showed lower accuracy (65.26%) due to incorrect sensor type selection and noise during calibration.
PELATIHAN PEMANFAATAN JANGKA SORONG DALAM PEMELIHARAAN PREVENTIF KAWAT KONTAK LISTRIK ALIRAN ATAS Santi Triwijaya; Andri Pradipta; Windi Nopriyanto; Akhwan Akhwan; Arief Darmawan; Fathurrozi Winjaya; Dara Aulia Feryando; Galih Satria; Agustinus Prasetyo Edy Wibowo; Teguh Arifianto; Yuli Prasetyo; Trisnawati Trisnawati
Madiun Spoor : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): October 2026
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37367/mvdfmr86

Abstract

Listrik Aliran AtasĀ (LAA) merupakan sistem vital penunjang operasi kereta api listrik di mana kawat kontak (contact wire) merupakan komponen kritis yang rentan terhadap degradasi. Pemeliharaan preventif melalui pengukuran ketebalan kawat kontak secara berkala dengan jangka sorong sangat penting untuk menjamin keandalan dan keselamatan operasi. Artikel ini menyajikan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan peningkatan kompetensi dalam penggunaan jangka sorong untuk perawatan kawat kontak LAA. Metode pelatihan berbasis kompetensi diterapkan secara offline dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan (teori dan praktik langsung), dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan yang menggabungkan pemberian materi teoritis dengan praktik langsung pada sampel kawat kontak efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta. Peserta berhasil memahami konstruksi kawat kontak, teknik pengukuran yang akurat, serta pentingnya alat ukur dalam mekanisme pemeliharaan preventif. Kegiatan ini berkontribusi pada pengembangan manusia yang terampil di bidang_perkeretaapian, khususnya dalam menjaga kinerja infrastruktur LAA.