Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Pemanfaatan Media Pembelajaran Flashcard di Kelas I SDN 5 Limboto Nurul Syahril; Abd. Kadim Masaong; Nursyaida
Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin (Februari 2026 - Juli 2026)
Publisher : Transbahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/researchreview.v5i1.393

Abstract

This study aimed to improve students' learning outcomes in Indonesian Language subject through the use of flash card learning media in Grade I of SDN 5 Limboto. The findings indicated that most students had not achieved the minimum mastery criterion of 75, with the classical learning mastery rate only 16.67%. The low learning outcomes were attributed to the limited use of engaging instructional media and low level of student participation during the learning process. This study employed classroom action research based on the Kemmis and McTaggart model, which was conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection. The participants were 24 first-grade students. Data were collected through classroom observation, achievement and documentation. The data were analyzed using both quantitative and qualitative descriptive approaches. The findings revealed a gradual improvement in students' learning outcomes throughout the implementation of the research. In the preliminary observation, the classical learning mastery rate was only 16.67%. It increased to 65% in Cycle I and reached 96% in Cycle II, with 23 students demonstrating improved learning outcomes. Both teacher and student classroom activities showed significant improvement, as reflected in increased student participation, greater confidence answering questions, and better reading and writing skills. The use of flash card learning media was effective in improving students' learning outcomes in Indonesian Language subject for Grade I students at SDN 5 Limboto. The use of flash cards created more engaging, interactive, and developmentally appropriate learning environment that supported the learning characteristics of elementary school students.
Penerapan Project Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Putri Aisa Ntuiyo; Yulanti S. Mooduto; Nursyaida
Student Journal of Elementary Education Vol 5 No 1 (2026): Volume 5 Nomor 1 April (2026)
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjee.v3i1.5058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan model Project Based Learning pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SDN 17 Limboto. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 22 siswa, terdiri atas 9 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru, observasi aktivitas siswa, tes kemampuan berpikir kritis, wawancara, dan dokumentasi. Indikator kemampuan berpikir kritis meliputi kemampuan menganalisis, mengenal dan memecahkan masalah, menyimpulkan, serta mengevaluasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dari 27% pada observasi awal menjadi 68% pada akhir siklus I dan meningkat menjadi 91% pada akhir siklus II. Aktivitas guru dan siswa juga meningkat hingga mencapai kategori baik dan sangat baik pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa Project Based Learning mampu mendorong siswa untuk mengidentifikasi masalah, berdiskusi, menyusun solusi, membuat produk, mempresentasikan hasil proyek, dan melakukan refleksi. Dengan demikian, Project Based Learning efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada pembelajaran Pendidikan Pancasila.