p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Tiurma Novelin Sitohang
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) Pada Ibu Hamil: Literature Review Tiurma Novelin Sitohang; Erin Padila Siregar; Zulkarnain Batubara; Rosida Nasution; Rahmi Larasati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60168

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil merupakan salah satu masalah gizi yang masih menjadi perhatian dalam bidang kesehatan ibu dan anak. KEK ditandai dengan ukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) kurang dari 23,5 cm dan dapat meningkatkan risiko terjadinya anemia, bayi berat lahir rendah (BBLR), persalinan prematur, stunting, serta komplikasi kehamilan lainnya. Berbagai faktor diduga berperan dalam terjadinya KEK, seperti pengetahuan ibu hamil, status ekonomi, asupan gizi, riwayat penyakit kronis, dan paritas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan pada tahun 2021–2026. Penelitian ini menggunakan metode Literature Review dengan pendekatan Narrative Review. Data diperoleh melalui penelusuran artikel ilmiah dari database Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, Garuda, dan Semantic Scholar. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Proses seleksi literatur dilakukan menggunakan pendekatan PRISMA. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan mengidentifikasi, membandingkan, dan mensintesis hasil penelitian terkait faktor risiko kejadian KEK pada ibu hamil. Hasil kajian menunjukkan bahwa kejadian KEK pada ibu hamil dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu rendahnya tingkat pengetahuan ibu mengenai gizi kehamilan, status ekonomi keluarga yang rendah, asupan gizi yang tidak mencukupi, adanya riwayat penyakit kronis, serta paritas yang tinggi. Dari berbagai penelitian yang direview, faktor asupan gizi dan status ekonomi merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Selain itu, kurangnya pengetahuan gizi dan tingginya paritas juga berkontribusi terhadap meningkatnya risiko KEK.
Pengaruh Peran Dukungan Suami terhadap Aspek Psikologi pada Ibu Hamil yang Mengalami Hiperemesis Gravidarum di Puskesmas Pasar Merah Kecamatan Medan Kota Kota Medan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 Tivani Sephine Tampubolon; Mesrida Simarmata; Lisa Putri Utami Damanik; Riska Susanti; Tiurma Novelin Sitohang; Isa Bela Simanjuntak; Erna Wati Sinaga
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60366

Abstract

Hiperemesis gravidarum merupakan kondisi mual dan muntah berlebihan selama kehamilan yang dapat menyebabkan dehidrasi, gangguan elektrolit, penurunan berat badan, serta berdampak pada kesehatan fisik dan psikologis ibu hamil. Selain menimbulkan gangguan fisik, hiperemesis gravidarum juga berpotensi menyebabkan kecemasan, stres, depresi, dan penurunan kualitas hidup ibu hamil. Salah satu faktor yang dapat membantu ibu hamil dalam menghadapi kondisi tersebut adalah dukungan suami. Dukungan suami yang diberikan dalam bentuk emosional, informasional, instrumental, dan penghargaan diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan psikologis ibu selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran dukungan suami terhadap aspek psikologi pada ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menelaah berbagai artikel ilmiah yang diperoleh dari database Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan sumber ilmiah lainnya yang dipublikasikan pada tahun 2023–2026. Artikel yang dipilih disesuaikan dengan topik penelitian dan memenuhi kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dukungan suami memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kondisi psikologis ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum. Ibu hamil yang memperoleh dukungan suami yang baik cenderung memiliki tingkat kecemasan, stres, dan depresi yang lebih rendah dibandingkan dengan ibu yang kurang mendapatkan dukungan. Dukungan suami juga berperan dalam meningkatkan kemampuan adaptasi, rasa aman, motivasi, dan kualitas hidup ibu selama masa kehamilan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan suami merupakan faktor penting yang berpengaruh positif terhadap aspek psikologi ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum. Oleh karena itu, keterlibatan suami dalam memberikan dukungan selama masa kehamilan perlu ditingkatkan sebagai upaya untuk menjaga kesehatan mental dan kesejahteraan ibu hamil.