Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) Pada Ibu Hamil: Literature Review Tiurma Novelin Sitohang; Erin Padila Siregar; Zulkarnain Batubara; Rosida Nasution; Rahmi Larasati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60168

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil merupakan salah satu masalah gizi yang masih menjadi perhatian dalam bidang kesehatan ibu dan anak. KEK ditandai dengan ukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) kurang dari 23,5 cm dan dapat meningkatkan risiko terjadinya anemia, bayi berat lahir rendah (BBLR), persalinan prematur, stunting, serta komplikasi kehamilan lainnya. Berbagai faktor diduga berperan dalam terjadinya KEK, seperti pengetahuan ibu hamil, status ekonomi, asupan gizi, riwayat penyakit kronis, dan paritas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan pada tahun 2021–2026. Penelitian ini menggunakan metode Literature Review dengan pendekatan Narrative Review. Data diperoleh melalui penelusuran artikel ilmiah dari database Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, Garuda, dan Semantic Scholar. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Proses seleksi literatur dilakukan menggunakan pendekatan PRISMA. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan mengidentifikasi, membandingkan, dan mensintesis hasil penelitian terkait faktor risiko kejadian KEK pada ibu hamil. Hasil kajian menunjukkan bahwa kejadian KEK pada ibu hamil dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu rendahnya tingkat pengetahuan ibu mengenai gizi kehamilan, status ekonomi keluarga yang rendah, asupan gizi yang tidak mencukupi, adanya riwayat penyakit kronis, serta paritas yang tinggi. Dari berbagai penelitian yang direview, faktor asupan gizi dan status ekonomi merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Selain itu, kurangnya pengetahuan gizi dan tingginya paritas juga berkontribusi terhadap meningkatnya risiko KEK.
Optimalisasi Karakter Generasi Emas, Maturitas melalui Core Value PACER (Profesional, Akuntabel, Collaboration, Empaty and Reliable) Rejo Kecamatan Tanjung Morawa Imran Saputra Surbakti; Zulkarnain Batubara; Damayanti Damayanti; Ester Simanullang; Sri Muliana Putri Bakara; Dinda Citra Lestari; Devina Julia Utami
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1420

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat Optimalisasi karakter maturitas dengan core value PACER (Professional, Accountable, Collaboratif, Empathy, Reliability), dengan studi kasus di Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara dengan sasaran Kelompok Remaja. Metode yang digunakan adalah Forum Group Discussion (FGD), yang melibatkan tokoh Masyarakat, perangkat desa, orang tua, dilanjutkan dengan sosialisasi kegiatan, pelatihan, peningkatan kualitas pendidikan dan Literasi, penerapan system monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan kelompok sasaran remaja tentang karakter budaya PACER yang sangat significant setelah mendapatkan pelatihan, juga perubahan sikap dan perilaku remaja dalam kehidupan sehari-hari yang menunjukkan signifikan perilaku berbudaya dan berkarakter. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan FGD efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku berbudaya PACER pada sasaran remaja dengan media edukasi berupa PPT, Leaflet, Poster, dan video animasi tentang budaya core Value PACER. Hasil dari pengabdian Masyarakat ini ditemukan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dengan metode pengukuran ANNOVA test diperoleh bahawa: pengetahuan remaja mengenai PACER meningkat dari point pre-test 55 menjadi 88 point post-test. Perubahan perilaku : sebanyak 34 remaja, dan 92% melaporkan adanya peningkatan bertanggung jawab terhadap tugas tanggung jawab seperti tugas di sekolah. Keberlangsungan kegiatan ini akan berdampak positif bagi peningkatan Karakter remaja menuju Indonesia Generasi Emas 2045.
Efektivitas Intervensi Musik Klasik Berbahasa Inggris Terhadap Penurunan Tingkat Stres Pada Ibu Hamil di Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa Zulkarnain Batubara; Rosmega Rosmega; Imran Saputra Surbakti; Muhammad Riezky A. Laksmana; Wilman Setia Murni Waruwu
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/2ywa5a19

Abstract

Tekanan psikologis atau stres maternal selama masa kehamilan berisiko tinggi membahayakan kesehatan ibu dan janin, serta memicu komplikasi seperti kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah (BBLR). Intervensi musik hadir sebagai solusi non-farmakologis untuk mereduksi kecemasan dan meningkatkan stabilitas emosional melalui regulasi sistem saraf otonom dan penurunan hormon kortisol. Bertujuan untuk menganalisis korelasi antara penerapan Intervensi musik dengan tingkat stres pada ibu hamil di Desa Bangun Rejo. Metode ini menggunakan desain korelasional dengan melibatkan 30 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengukuran stres dilakukan menggunakan instrumen Perceived Stress Scale (PSS) dan data diolah dengan uji Korelasi Pearson Product Moment (p < 0,005). Hasil Analisis menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara Intervensi musik dan tingkat stres (r = -0,402, p < 0,001). Hal ini mengindikasikan bahwa paparan musik instrumental atau relaksasi secara konsisten berbanding lurus dengan rendahnya skor stres pada ibu. Intervensi musik merupakan intervensi non-farmakologis yang praktis dan efektif dalam meminimalisir stres prenatal, sehingga layak diintegrasikan ke dalam program perawatan antenatal di Desa Bangun Rejo.