Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya tingkat pemahaman pasien terhadap sistem pendaftaran Mobile JKN di Rumah Sakit X, serta merumuskan alternatif pemecahan masalah yang dapat mendukung optimalisasi pelayanan kesehatan berbasis digital. Transformasi digital dalam pelayanan kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pelayanan, mengurangi antrean, dan mempermudah akses pasien terhadap layanan kesehatan. Namun, pemanfaatan aplikasi tersebut masih belum optimal karena sebagian pasien mengalami kesulitan dalam penggunaan sistem pendaftaran online. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan identifikasi masalah, analisis akar penyebab menggunakan diagram fishbone, serta penentuan prioritas masalah menggunakan metode Reinke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya literasi digital pasien merupakan faktor utama yang memengaruhi rendahnya penggunaan Mobile JKN. Selain itu, kurangnya pemahaman mengenai prosedur pendaftaran online, keterbatasan kemampuan penggunaan teknologi pada kelompok lanjut usia, serta kendala akses akun seperti lupa kata sandi turut menjadi faktor penghambat. Analisis prioritas menunjukkan bahwa peningkatan literasi digital pasien menjadi fokus utama yang perlu mendapatkan perhatian rumah sakit. Alternatif solusi yang direkomendasikan meliputi peningkatan edukasi penggunaan Mobile JKN melalui media informasi yang mudah dipahami, pendampingan pasien pada saat proses pendaftaran, serta penguatan sosialisasi mengenai manfaat dan tata cara penggunaan aplikasi.