Nia Amelia (Universitas Siliwangi)
Universitas Siliwangi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Relevansi Pemikiran Abu Ubaid Al-Qasim Bin Salam Dalam Kitab Al-Amwal Mengenai Distribusi Kekayaan Dengan Kesejahteraan Sosial di Era Kontemporer Adis Lestari (Universitas Siliwangi); Mirna Sukma Rahayu (Universitas Siliwangi); Nia Amelia (Universitas Siliwangi); Rina Rahma Yuliana (Universitas Siliwangi); Lina Marlina (Universitas Siliwangi); Ana Fauziya Diyana (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i02.4981

Abstract

Kekayaan dalam perspektif Islam merupakan milik Allah SWT, dan manusia berperan sebagai pengelola untuk kesejahteraan bersama. Namun, praktik keserakahan dan penimbunan harta sering kali menghambat distribusi kekayaan yang merata. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah relevansi pemikiran ekonomi Abu Ubaid al-Qasim bin Salam dalam karyanya yaitu Kitab al-Amwal, terhadap distribusi kekayaan dengan kesejahteraan sosial di era kontemporer. Abu Ubaid menekankan prinsip keadilan sebagai fondasi utama perekonomian, yang mencakup keseimbangan antara hak individu, masyarakat, dan negara. Melalui instrumen keuangan publik seperti zakat, fa'i, kharaj, jizyah, dan khumus, ia merumuskan sistem distribusi yang mencegah monopoli sumber daya publik (seperti udara, api, dan padang rumput). Pemikirannya terbukti relevan dengan tantangan global saat ini, termasuk dalam pengaturan perdagangan internasional melalui kebijakan tarif dan bea cukai, serta pengakuan fungsi uang. Pengimplementasian prinsip keadilan dan kewenangan pemerintah dalam mengelola harta publik menurut Abu Ubaid sangat krusial untuk menciptakan keselarasan sosial dan menjamin standar kehidupan yang layak bagi seluruh lapisan masyarakat.