Ningsih K.
Universitas Alkhairaat Palu

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ZAKAT PRODUKTIF PENGELOLAAN DAN UPAYANYA TERHADAP PENINGKATAN EKONOMI MICRO (STUDI KASUS DI BAZNAS SULAWESI TENGAH) Idrus M. Said; Rugaiyah; Ningsih K.
Jurnal Al-Mashadir : Ilmu Hukum dan Ekonomi Islam Vol. 4 No. 1 (2022): JANUARI
Publisher : Jurnal Al-Mashadir : Ilmu Hukum dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zakat merupakan instrumen ekonomi umat yang potensial untuk mengatasi kemiskinan dan kesenjangan sosial. Pemerintah Sulawesi Tengah melalui lembaga Baznas mengharapkan hasil pengelolaan zakat melalui bentuk yang produktif dapat memberikan dukungan untuk membangun perekonomian masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem pengelolaan, penyaluran, dan menganalisis tinjauan hukum Islam terhadap pemberian dana zakat produktif kepada fakir miskin. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, teknik pengumpulan datanya adalah: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pendekatan yang digunakan adalah teologis normatif, sosio-historis, dan yuridis empiris. Sumber data dipilih secara purposive dan snowball sampling. Data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, verifikasi data, dan uji validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Baznas Sulawesi Tengah dalam mengelola zakat dengan menggunakan standar operasional prosedur namun mekanisme pengelolaannya masih manual dan belum sepenuhnya mengikuti tata cara pemanfaatan dana zakat sesuai Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 Bab V pasal 29, sehingga hasilnya tidak tepat sasaran dalam pemanfaatan dana zakat, 2. Terjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui zakat produktif usaha mikro, 3. Zakat produktif di Baznas Sulawesi Tengah menggunakan penyaluran pola qard al-hasan yaitu suatu bentuk pemberian yang tidak menentukan tingkat pengembalian tertentu (bagi hasil).
LABEL STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI) PERSPEKTIF MASLAHAT Lathifah A. Lanonci; Syarif NL.; Ningsih K.
Jurnal Al-Mashadir : Ilmu Hukum dan Ekonomi Islam Vol. 4 No. 2 (2022): JULI
Publisher : Jurnal Al-Mashadir : Ilmu Hukum dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat aspek kemaslahatan dari analisis label SNI terhadap keputusan pembelian produk. Jenis penelitian yaitu penelitian kuantitatif. Metode pengumpulan data melalui kuesioner dan studi kepustakaan. Hasil pengujian yaitu 1) label SNI memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikan 0,00 < 0,05, nilai thitung 5,916 > 1,991 nilai ttabel, nilai R 0,557/55,7%, nilai R Square 0,310/31,0%, hasil persamaan regresi linear yaitu Y=15,327+0,876X yakni nilai konstanta sebesar 15,327 dan nilai koefisien variabel X 0,876; 2) hasil tersebut menjelaskan bahwa konsumen (mahasiswa) memahami bahwa mencari kemaslahatan dengan melihat label SNI dari setiap produk sangatlah penting dalam rangka menjaga dirinya, orang lain dan lingkungan.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN LAUNDRY CENTER DI KELURAHAN SIRANINDI KECAMATAN PALU BARAT Nur Hikmah Moh. Amin; Lathifah A. Lanonci; Ningsih K.
Jurnal Al-Mashadir : Ilmu Hukum dan Ekonomi Islam Vol. 6 No. 1 (2024): JANUARI
Publisher : Jurnal Al-Mashadir : Ilmu Hukum dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan laundry center di Kelurahan Siranindi Kecamatan Palu Barat. Metode yang digunakana pada penelitian ini ialahIIMetode penelitian kuantitatif merupakan salah satu jenis penelitian yang spesifikasinya adalahIsistematis, terencana dan terstrukturIIdengan jelas sejakIawal hinggaIpembuatan desainIpenelitiannya. Dan menggunakan pendekatan survey. Hasil penelitian menunjukkan Hasil akhir 0,223>0,05 maka H0 ditolak artinya Terdapat pengaruh antara kualitas pelayanan Laundry center terhadap kepuasan pelanggan. Karena nilai sig. 0,223 jauh lebih kecil dari 0,05 maka model linier dapat digunakan untuk memprediksi kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen.
IMPLEMENTASI METODE WADI’AH YAD DHAMANAH E-MONEY MELALUI E-WALLET PADA APLIKASI DANA DALAM TINJAUAN HUKUM ISLAM (STUDI RISET MAHASISWA FAKULTAS AGAMA ISLAM UNIVERSITAS ALKHAIRAAT PALU) Nur Afni Abdul Halik; Rugaiyah; Ningsih K.
Jurnal Al-Mashadir : Ilmu Hukum dan Ekonomi Islam Vol. 6 No. 2 (2024): JULI
Publisher : Jurnal Al-Mashadir : Ilmu Hukum dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil penelitian mengindikasikan beberapa hal penting: Pertama, mahasiswa Fakultas Agama Islam di Universitas Al-Khairaat Palu secara umum merasa puas dengan keberadaan aplikasi DANA. Kepuasan ini didasarkan pada kemudahan yang ditawarkan aplikasi dalam melakukan transaksi. Kedua, konsep uang digital yang diadopsi oleh aplikasi DANA mendapat penerimaan dari perspektif hukum ekonomi syariah. Hal ini dikarenakan uang digital di aplikasi ini tidak terkait dengan unsur riba, gharar, dan maysir, yang mana ketiganya dilarang dalam syariah, sehingga penggunaannya tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah. Ketiga, aplikasi DANA tidak menggunakan metode Wadi’ah Yad Dhamanah dalam transaksinya. Ini berarti bahwa dalam transaksi yang dilakukan melalui fitur-fitur aplikasi DANA, tidak terpenuhi rukun dan syarat yang diperlukan untuk metode Wadi’ah Yad Dhamanah. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga mengenai penerimaan teknologi keuangan digital dalam konteks hukum ekonomi syariah dan dapat menjadi referensi bagi pengembangan sistem pembayaran digital yang sesuai dengan prinsip syariah di masa depan.
ANALISIS KOMPARATIF ANTARA AKAD WAKALAH BIL UJRAH DAN SISTEM SHARING FEE BRI LINK DI DESA TOLONGANO KECAMATAN BANAWA SELATAN KABUPATEN DONGGALA SULAWESI TENGAH Sri Wahyuni; Lathifah A. Lanonci; Ningsih K.
Jurnal Al-Mashadir : Ilmu Hukum dan Ekonomi Islam Vol. 7 No. 1 (2025): JANUARI
Publisher : Jurnal Al-Mashadir : Ilmu Hukum dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Akad Wakalah Bil Ujrah merupakan perjanjian di mana seorang muwakkil (orang yang memberikan kuasa) memberikan kuasa kepada wakil untuk melakukan suatu perbuatan hukum tertentu dengan imbalan berupa ujrah (fee). Sedangkan Sharing Fee adalah konsep pembagian biaya atau komisi antara dua pihak, dalam konteks BriLink, ini merujuk pada pembagian fee atau bagi hasil antara Bank BRI dan agen BriLink. Kesamaan keduanya melibatkan pembagian imbalan atau fee sebagai imbalan atas layanan atau tugas yang dilakukan dan perbedaan Akad Wakalah Bil Ujrah lebih menekankan pada kuasa yang diberikan untuk melakukan perbuatan hukum tertentu dengan imbalan ujrah, sementara Sharing Fee lebih mengacu pada pembagian komisi atau fee atas akses atau penggunaan suatu layanan. (2) Kios Via agen BriLink di Desa Tolongano mengunakan sistem Sharing Fee atau bagi hasil antara Bank BRI dengan agen BriLink yaitu dengan cara Bri memberikan fee kepada agen BriLink di setiap transaksi yang di lakukan di agen BriLink sebanyak 1.000 Rupiah dan biaya transaksi dari masyarakat sebagai nasabah yang melakukan transaksi di agen BriLink Rp5.000-10.000 dan fee yang di ambil Bank BRI dari agen yaitu setiap transaksi sesama rekening BRI maka Bri menarik saldo Atm agen sebesar 3.000 Rupiah.
PENGEMBANGAN EKONOMI MASYARKAT MELALUI PEMBERDAYAAN KERANG MUTIARA (STUDI DESA BUGIS PARIGI MOUTONG) Maljum; Rugaiyah; Ningsih K.
Jurnal Al-Mashadir : Ilmu Hukum dan Ekonomi Islam Vol. 7 No. 2 (2025): JULI
Publisher : Jurnal Al-Mashadir : Ilmu Hukum dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengungkap bagaimana musim kemarau di Parigi Moutong mendorong petani kerang mutiara untuk beradaptasi dengan perubahan kondisi lingkungan. Petani melakukan berbagai strategi adaptasi, seperti penambahan nutrisi dan pengaturan kualitas air guna menjaga kesehatan bibit kerang. Efisiensi dan keamanan dalam proses pengiriman bibit menjadi hal yang krusial, yang menuntut manajemen transportasi yang cermat untuk meminimalkan risiko kematian bibit. Selain itu, pemeliharaan kebersihan tali penopang merupakan aspek penting dalam mendukung pertumbuhan kerang mutiara secara optimal. Upaya-upaya ini mencerminkan tingkat dedikasi dan keahlian tinggi dalam praktik budidaya, sekaligus menjaga keberlanjutan warisan budaya lokal. Budidaya kerang mutiara terbukti memberikan dampak positif yang luas, mulai dari peningkatan pendapatan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, hingga kontribusi sosial yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan sumber daya lokal secara bertanggung jawab dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Keberhasilan tersebut juga menegaskan pentingnya peran dukungan pemerintah dan sektor swasta dalam pengembangan industri inovatif yang berwawasan lingkungan.