Fikri Barkah Ramadhan
UIN Siber Syekh Nurjati

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Korelasi antara Komitmen Beragama dengan Kepatuhan Menjalankan Hak dan Kewajiban pada Pasangan Gen-Z Fikri Barkah Ramadhan; Edy Setyawan; Akhmad Shodikin
Manhajuna: Jurnal Hukum Islam dan Fiqih Kontemporer Vol. 1 No. 1 (2026): Dinamika Fiqih Kontemporer: Antara Tradisi, Transformasi Sosial, dan Maqāṣid Sy
Publisher : STIT Buntet Pesantren

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/manhajuna.v1i1.793

Abstract

Fenomena pengagungan terhadap individu atau kelompok yang dianggap memiliki komitmen beragama tinggi, seperti ustadz, kiai, atau tokoh agama, masih sangat kuat dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, realitas sosial di era modern menunjukkan adanya berbagai kasus penyimpangan yang dilakukan oleh sebagian tokoh agama, mulai dari penyalahgunaan otoritas, manipulasi ajaran agama, hingga keterlibatan dalam tindak kriminal. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan kritis mengenai sejauh mana komitmen beragama benar-benar berimplikasi pada perilaku kepatuhan, khususnya dalam ranah keluarga. Permasalahan ini menjadi semakin relevan ketika dikaitkan dengan pasangan suami istri dari generasi Z, yang hidup dalam dinamika sosial dan budaya yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat komitmen beragama pada pasangan suami istri generasi Z, mengeksplorasi tingkat kepatuhan mereka dalam menjalankan hak dan kewajiban perkawinan, serta menganalisis secara statistik hubungan antara komitmen beragama dan kepatuhan terhadap hak dan kewajiban suami istri menurut hukum keluarga Islam. Metode yang digunakan adalah desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan sosio-legal, yaitu pendekatan yang mengintegrasikan analisis normatif hukum keluarga Islam dengan realitas sosial yang terjadi di masyarakat. Data dianalisis menggunakan uji korelasi untuk melihat hubungan antara variabel komitmen beragama dan kepatuhan terhadap hak dan kewajiban suami istri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien korelasi antara komitmen beragama dan kepatuhan terhadap hak dan kewajiban suami istri sebesar -0.088 dengan nilai signifikansi (p-value) sebesar 0.329. Temuan ini menunjukkan bahwa hubungan antara kedua variabel bersifat negatif sangat lemah dan tidak signifikan secara statistik. Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan adanya hubungan antara komitmen beragama dan kepatuhan dalam menjalankan hak dan kewajiban suami istri tidak terbukti. Hal ini mengindikasikan bahwa pada pasangan generasi Z, komitmen beragama tidak secara otomatis berbanding lurus dengan kepatuhan dalam menjalankan peran dan tanggung jawab perkawinan, dan kedua aspek tersebut cenderung berjalan secara independen.