Iftina Cahyanda Putri Aimee
Universitas Negeri Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Impact of Law No. 6 of 2023 on Job Creation on Foreign Investment Policy in Indonesia Iftina Cahyanda Putri Aimee; Sang Ayu Putu Rahayu; Duhita Driyah Suprapti
Anthroposia: Journal of Social and Human Development Vol. 1 No. 2 (2026): June: Anthroposia: Journal of Social and Human Development
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/d8rccx85

Abstract

This study examines the impact of Law No. 6 of 2023 concerning Job Creation on foreign investment policy in Indonesia through a normative juridical approach. The research employs statutory and conceptual analyses of primary legal materials, including the Constitution of the Republic of Indonesia of 1945, Law No. 25 of 2007 on Investment, and Law No. 6 of 2023, complemented by scholarly literature on investment governance and international investment law. The findings indicate that the Job Creation Law restructures Indonesia’s investment framework by strengthening regulatory coherence, enhancing legal certainty, expanding investment opportunities, and improving investment facilitation mechanisms. The reform contributes to greater regulatory predictability and supports foreign investor confidence through a more integrated investment regime. The analysis further demonstrates that investment liberalization remains subject to constitutional economic principles that preserve state regulatory authority in matters relating to public welfare, environmental sustainability, labor protection, and the development of micro, small, and medium enterprises. The study concludes that the long term effectiveness of Indonesia’s foreign investment policy depends on maintaining a balanced relationship between investment facilitation objectives and regulatory sovereignty within the framework of sustainable national development.
Keadilan Substantif dalam Putusan Kasus Korupsi Harvey Moeis: Analisis Teori Hukum Gustav Radbruch Iftina Cahyanda Putri Aimee; Ginta Amelia Cahya; Annisa Rukhillah Nur Fahturosa; Martitah Martitah; Dewi Sulistianingsih
Bookchapter Hukum dan Politik dalam Berbagai Perspektif Vol. 5 (2026)
Publisher : Bookchapter Hukum dan Politik dalam Berbagai Perspektif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas penerapan keadilan substantif dalam putusan kasus korupsi Harvey Moeis dengan menggunakan teori hukum Gustav Radbruch sebagai dasar analisis. Melalui metode studi literatur, penelitian menelaah putusan pengadilan, ketentuan UU Tipikor, teori kepastian hukum Jan Michiel Otto, serta konsep keadilan substantif yang menekankan integrasi antara kepastian hukum, keadilan dan kemanfaatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa putusan tingkat pertama yang menjatuhkan pidana 6 tahun 6 bulan belum mencerminkan proporsionalitas terhadap besarnya kerugian negara yang mencapai ratusan triliun rupiah. Ketidaksesuaian ini menimbulkan disparitas pemidanaan apabila dibandingkan dengan kasus-kasus korupsi besar lainnya, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai konsistensi dan efektivitas pemidanaan di Indonesia. Dalam perspektif Radbruch, putusan tersebut belum sepenuhnya memenuhi tuntutan keadilan substantif dan kemanfaatan sosial, terutama karena belum memberikan efek jera yang kuat dan belum sepenuhnya memulihkan kepercayaan publik. Studi ini berkontribusi pada wacana reformasi pemidanaan dengan menegaskan perlunya pedoman pemidanaan yang lebih terukur dan konsisten dalam perkara korupsi.