Ardinata
Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kemampuan Bersosialisasi Pada Siswa Kelas x Di SMA Negeri 1 Gading Rejo Nabila; Rika Damayanti; Feri Agustriyani; Ardinata
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 6 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v3i6.546

Abstract

Tujuan: Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan kemampuan bersosialisasi pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Gading Rejo. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan desain penelitian survey analitik dan pendekatan cross sectional. Objek penelitiannya adalah dukungan sosial teman sebaya dengan kemampuan bersosialisasi. Jumlah populasi dalam penelitian adalah sebanyak 395 responden. Metode yang digunakan untuk pengambilan sampel dengan menggunakan metode proportional stratified random sampling yaitu sebanyak 78 responden. Penelitian ini menggunakan uji stastitik uji gamma. Hasil: Hasil penelitian ini bahwa terdapat Dukungan sosial rendah 38,5%  dukungan sosial sedang 44,9%, dukungan sosial tinggi 16,7% dan kemampuan bersosialisasi rendah 32,1%, kemampuan bersosialisasi sedang 39,7, dan kemampuan bersosialisasi tinggi 28,2%. uji stastitik gamma menunujukan adanya hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan kemampuan bersosialisasi pada siswa kelas x di SMA Negeri 1 Gading Rejo dengan nilai p-value = 0,006. Simpulan: Saran bagi pihak sekolah adalah mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan bersosialisasi siswa serta memberikan edukasi tentang pentingnya dukungan sosial agar siswa dapat berinteraksi secara positif di lingkungan sekolah.
Hubungan Perilaku Bullying Terhadap Kesehatan Mental di SMP 4 Gading Rejo Refi Fresiliya Anggraini; Ardinata; Feri Agustriyani; Rini Palupi
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 4 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v3i4.580

Abstract

Pendahuluan: Bullying merupakan prilaku yang tidak diinginkan atau agresif pada anak usia sekolah yang disebabkan oleh ketidakseimbangan kekuasaan. Bullying terhadap anak usia sekolah merupakan fenomena umum dan permasalahan bersama. dampak dari bullying bagi korban serius/negatif terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan anak, akibat negatif bullying bagi anak korban bullying antara lain depresi, kecemasan, kecanduan narkoba, fungsi sosial yang buruk, prestasi akademik yang rendah, dan kurangnya perhatian, orang yang sering melakukan bullying dan menjadi korban bisa saja melakukan bunuh diri. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan prilaku bullying terhadap kesehatan mental di SMP 4 Gading Rejo. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Rancangan penelitian ini adalah rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 210 murid, sampel dalam penelitian ini sebanyak 138 responden, Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional stratified random sampling. Analisis bivariat menggunakan Uji Gamma. Hasil: Distribusi Frekuensi Kejadian Bullying di SMP 4 Gading Rejo tertinggi dengan kategori sedang sebanyak 60 responden (43,5%). Distribusi Frekuensi Kesehatan Mental Anak di SMP 4 Gading Rejo tertinggi dengan kategori normal dan borderline yang masing-masing sebanyak 63 responden (45,7%). Berdasarkan hasil uji gamma diperoleh nilai p value 0,000 < 0,05 artinya terdapat hubungan prilaku bullying terhadap kesehatan mental di SMP 4 Gading Rejo dengan nilai korelasi 0,745 menunjukkan korelasi positif dengan kekuatan korelasi yang kuat. Simpulan: Penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan sebagai guru untuk terus mengawasi kasus bullying yang terjadi di kalangan remaja dengan memberikan edukasi yang dapat mencegah terjadinya bullying.