Rini Palupi
Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Audiovisual Tentang Menarche Terhadap Pengetahuan dan Kesiapan Menghadapi Menarche di SDN 01 Serupa Indah Way Kanan Kartika Aviliana Salihah; Surmiasih; Rini Palupi; Riska Hediya Putri
Health Research Journal of Indonesia Vol 2 No 6 (2024): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan sebanyak 367.127 remaja putri berada di lampung dan pada daerah kabupaten Way Kanan terdapat 37.222 remaja putri berusia 10-19 tahun. Menurut hasil pra survey di SDN 01 Serupa Indah dari 10 remaja putri terdapat 5 remaja putri mengatakan tidak tahu mengganti pembalut berapa kali dan tidak siap menghadapi menstruasi, Kemudian 3 remaja putri mengatakan bingung dalam menghadapi menstruasi dan kurang siap menghadapi menstruasi, dan 2 remaja putri mengatakan sudah mendapat pengetahuan tentang menstruasi sehingga siap menghadapi menstruasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi audiovisual tentang menarche terhadap pengetahuan dan kesiapan menghadapi menarche. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode pre eksperimen dengan one group pre test and post test design. Populasi penelitian sebanyak 52 orang dan dijadikan total sampel penelitian. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan media pendidikan kesehatan berupa video. Analisa data bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan remaja putri dalam menghadapi menarche meningkat, yaitu dari 6,00 menjadi 9,00. Kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche meningkat, yaitu dari 20,00 menjadi 24,00. Hasil analisa data di peroleh p-value < 0,001 (< 0,05), dapat disimpulkan terdapat pengaruh edukasi audiovisual terhadap peningkatan pengetahuan dan kesiapan dalam menghadapi menarche. Simpulan: Diharapkan petugas kesehatan dapat melakukan kegiatan penyuluhan ke sekolah dalam meningkatkan kesehatan reproduksi pada siswa dalam rangka kesiapan menghadapi menarche.
Hubungan Penggunaan Media Sosial dengan Perilaku Seksual Remaja di SMP N 3 Padang Ratu Desi Merdiyanti; Surmiasih; Rizki Yeni Wulandari; Rini Palupi
Health Research Journal of Indonesia Vol 2 No 3 (2024): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v2i3.331

Abstract

Latar Belakang: Media sosial memiliki dampak positif dan negative dari pengguna nya, dan dampak negatif media sosial yaitu menyalahgunakan sistem informasi untuk menyampaikan kebutuhan seksual, Menurut Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2017 remaja yang berperilaku seksual beresiko (20,9%) dan remaja yang berperilaku seksual tidak beresiko (79,1%). Dampaknya remaja dengan prilaku seksual akibat penggunaan media sosial akan mendapatkan permasalahan kesehatan reproduksi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan unutk mengetahui Hubungan penggunaan media sosial dengan perilaku seksual remaja SMP N 3 Padang Ratu. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, desain penelitian observasi analitik dengan menggunakan pendekatan Cross sectional. sampel yang di gunakan 63 responden Siswa di SMP N 3 Padang Ratu dengan Teknik pemilihan sampel dalam penelitian adalah cluster random sampling, Instrumen penelitian menggunakan Kuesioner dan Analisis data yang digunakan adalah Uji Chi Square. Hasil: Hasil penelitian Sebagian besar responden dengan penggunaan media social Cukup tinggi berjumlah 24 (38,1%), dan Sebagian besar responden dengan perilaku seksual remaja Tinggi berjumlah 46 (73,0%), Hasil uji statisk menunjukan Ada Hubungan Penggunaan Media Sosial Dengan Perilaku Seksual Remaja SMP N 3 Padang Ratu dengan Nilai P-Value<0,001. Simpulan: Diharapkan dapat menjadi masukan dan evaluasi diri dalam bermedia sosial serta menyaring sumber-sumber informasi yang diakses dan diharapkan dapat menghindari diri dari perilaku seksual pranikah.
Hubungan Pengetahuan dan Pedidikan Ibu Dengan Stimulasi Bicara pada Anak 3-5 Tahun Elita; Rizki Yeni Wulandari; Rini Palupi; Mareza Yolanda Umar
Health Research Journal of Indonesia Vol 2 No 3 (2024): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v2i3.334

Abstract

Latar Belakang: Beberapa laporan menyebutkan angka kejadian gangguan stimulasi bicara pada anak berkisar 2,3%-24,6%. Di Indonesia, disebutkan pravalensi keterlambatan bicara pada anak adalah antara 5-10% pada anak usia dini, Beberapa data menunjukkan angka kejadian anak yang mengalami keterlambatan bicara cukup tinggi. Menurut profil kesehatan indonesia 400.000 (16%) balita dimana sebanyak 27% balita terdapat gangguan pertumbuhan, sekitar 4-5% balita mengalami gangguan bicara dan bahasa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dam pendidikan ibu dengan stimulasi bicara anak di dusun VII sidorejo desa hajimena lampung selatan. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian anak yang berusia 3-5 tahun sebanyak 36 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner hasil penelitian diketahui 14-18 desember hasil analisis menggunakan uji gamma. Hasil: Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan stimulasi bicara pada ibu dengan hasil P-Value 0,004 dan terdapat ada hubungan antara pendidikan dengan stimulasi bicara pada ibu dengan hasil P-Value: 0,001. Simpulan: Disarankan kepada orang tua lebih meluangkan waktu bermain dengan anak, selalu mengajak anak berbicara, kepada ibu juga agar semakin meningkatkan pengetahuan tentang stimulasi dan meningkatkan keterampilan mendidik, dengan mengikuti seminar tentang pentingnya pendidikan anak usia dini.
Hubungan kualitas tidur dengan siklus menstruasi pada remaja kelas X di SMAN 1 Gadingrejo Meitra Rukmadhata; Rini Palupi; Riska Hediya Putri; Desi Kumalasari
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 5 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v3i5.578

Abstract

Pendahuluan: Siklus menstruasi wanita berlangsung antara 21-35 hari dengan siklus rata-rata 28 hari. Menstruasi yang tidak normal dapat menunjukan berbagai masalah kesehatan dan berfungsi sebagai tanda kesehatan bagi individu. Kualitas tidur pendek berdampak pada siklus menstruasi.​​ Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan siklus menstruasi pada remaja Kelas X di SMAN 1 Gadingrejo. Metode: Jenis penelitian ini kuantitatif dengan Rancangan metode survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi keseluruhan subjek penelitian ini adalah siswi kelas X yang berjumlah 122 terdiri dari 5 kelas. Jumlah sampel sebanyak 122 responden, teknik sampel menggunakan proportional stratified random sampling. Penelitian ini telah dilakukan pada 19 November 2024 di SMAN 1 Gadingrejo. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Analisa data menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian dari analisis uji Chi Square  data diperoleh hasil nilai p = 0,000. Angka tersebut menunjukkan bahwa nilai p < 0,05, artinya ada Hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan siklus menstruasi pada remaja kelas X di SMAN 1 Gadingrejo. Simpulan: Hasil penelitian dari analisis uji Chi Square  data diperoleh hasil nilai p = 0,000. Angka tersebut menunjukkan bahwa nilai p < 0,05, artinya ada Hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan siklus menstruasi pada remaja kelas X di SMAN 1 Gadingrejo.
Hubungan Perilaku Bullying Terhadap Kesehatan Mental di SMP 4 Gading Rejo Refi Fresiliya Anggraini; Ardinata; Feri Agustriyani; Rini Palupi
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 4 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v3i4.580

Abstract

Pendahuluan: Bullying merupakan prilaku yang tidak diinginkan atau agresif pada anak usia sekolah yang disebabkan oleh ketidakseimbangan kekuasaan. Bullying terhadap anak usia sekolah merupakan fenomena umum dan permasalahan bersama. dampak dari bullying bagi korban serius/negatif terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan anak, akibat negatif bullying bagi anak korban bullying antara lain depresi, kecemasan, kecanduan narkoba, fungsi sosial yang buruk, prestasi akademik yang rendah, dan kurangnya perhatian, orang yang sering melakukan bullying dan menjadi korban bisa saja melakukan bunuh diri. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan prilaku bullying terhadap kesehatan mental di SMP 4 Gading Rejo. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Rancangan penelitian ini adalah rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 210 murid, sampel dalam penelitian ini sebanyak 138 responden, Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional stratified random sampling. Analisis bivariat menggunakan Uji Gamma. Hasil: Distribusi Frekuensi Kejadian Bullying di SMP 4 Gading Rejo tertinggi dengan kategori sedang sebanyak 60 responden (43,5%). Distribusi Frekuensi Kesehatan Mental Anak di SMP 4 Gading Rejo tertinggi dengan kategori normal dan borderline yang masing-masing sebanyak 63 responden (45,7%). Berdasarkan hasil uji gamma diperoleh nilai p value 0,000 < 0,05 artinya terdapat hubungan prilaku bullying terhadap kesehatan mental di SMP 4 Gading Rejo dengan nilai korelasi 0,745 menunjukkan korelasi positif dengan kekuatan korelasi yang kuat. Simpulan: Penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan sebagai guru untuk terus mengawasi kasus bullying yang terjadi di kalangan remaja dengan memberikan edukasi yang dapat mencegah terjadinya bullying.