Utrica Meidina Fani
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbedaan Determinan Lingkungan, Perilaku Hygiene, Dan Sanitasi Masyarakat Yang Tinggal 150 Dan 300 Meter (Studi Di Sekitar Tanah Makam Di Kota Surakarta) Utrica Meidina Fani; Noor Alis Setiyadi
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1171

Abstract

Area pemakaman berpotensi menjadi sumber pencemaran lingkungan akibat proses dekomposisi jenazah yang menghasilkan cairan lindi dan mencemari air tanah di sekitar permukiman. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran determinan lingkungan, perilaku hygiene, dan sanitasi masyarakat yang tinggal pada radius 150 meter dan 300 meter dari area pemakaman di Kota Surakarta. Rancangan penelitian yang diterapkan berupa penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional) pada bulan Juli hingga September 2025 di enam titik pemakaman Kota Surakarta. Populasi berjumlah 736 penduduk dengan sampel 253 responden yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki determinan lingkungan kategori baik (74,7%) dan perilaku hygiene kategori baik (83,0%), sedangkan kondisi sanitasi menunjukkan proporsi yang hampir seimbang antara kategori baik (50,2%) dan kurang (49,8%). Berdasarkan jarak tempat tinggal dari area pemakaman, kondisi determinan lingkungan pada radius 150 meter maupun 300 meter masih didominasi kategori kurang, masing-masing sebesar 63,7% dan 62,6%. Perilaku hygiene pada kedua radius cenderung baik, dengan persentase lebih tinggi pada radius 300 meter (72,9%) dibandingkan radius 150 meter (66,4%). Sementara itu, kondisi sanitasi lebih baik pada masyarakat yang tinggal dalam radius 150 meter dengan kategori baik sebesar 76,0%, sedangkan pada radius 300 meter sebagian besar masih berada pada kategori kurang (57,9%). Disimpulkan bahwa perilaku hygiene masyarakat di sekitar wilayah pemakaman tergolong baik, namun kondisi determinan lingkungan dan sanitasi masih memerlukan perhatian, terutama pada masyarakat yang tinggal pada radius 150 meter dari area pemakaman.