Dewi Salsabila Widyawati Nadhiva
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Akses Informasi dan Pengetahuan Pedagang tentang Bahan Tambahan Berbahaya pada Jajanan SD di Wilayah Kecamatan Laweyan Surakarta Dewi Salsabila Widyawati Nadhiva; Windi Wulandari
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keamanan pangan jajanan anak sekolah merupakan isu penting di Indonesia. Pengetahuan pedagang tentang bahan tambahan berbahaya diduga dipengaruhi oleh akses informasi yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara akses informasi dengan pengetahuan pedagang tentang bahan tambahan berbahaya pada jajanan di sekitar sekolah dasar Kecamatan Laweyan, Surakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional kuantitatif melalui pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh pedagang jajanan di 12 SD wilayah Kecamatan Laweyan; sampel berjumlah 80 pedagang diambil dengan teknik Accidental Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner dengan skala Guttman untuk akses informasi dan pengetahuan. Uji validitas menghasilkan 33 butir valid dari 65 butir; nilai Cronbach's Alpha = 0,817. Analisis menggunakan uji Chi-Square dengan bantuan SPSS. Hasil menunjukkan sebagian besar pedagang memiliki akses informasi baik (52,5%), sementara pengetahuan terbagi merata antara kategori baik dan kurang baik (50%). Uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara akses informasi dengan pengetahuan pedagang (p = 0,073). Data pendukung deskriptif diperoleh dari uji laboratorium menggunakan test-kit pada 140 sampel jajanan. Dari 140 sampel, ditemukan 3 sampel positif bahan tambahan berbahaya (2,1%) yaitu 1 sampel formalin (tahu bulat) dan 2 sampel Rhodamin-b; boraks dan Methanil Yellow tidak terdeteksi. Temuan ini menunjukkan bahwa akses informasi saja belum cukup meningkatkan pengetahuan pedagang; diperlukan pendekatan edukatif yang lebih terarah dan intensif.
Optimalisasi Aktivitas Fisik melalui Senam Hipertensi sebagai Strategi Pengendalian Penyakit tidak Menular (Hipertensi) pada Lansia di Dusun 3 Desa Karanganyar Wahyu Fitrianingrum; Della Nindhi Hariadhi; Hasna Salsabila Najiyah; Dewi Salsabila Widyawati Nadhiva; F Fadhilatunnasifah; Galuh Cahya Ayu Anggita; Hasna Ruwaida Annisa; Nur Mahes Adi Putra; Farros Arya Adhividyatama; Utrica Meidina Fani; Mutiah Diniyati; Kusuma Estu Wardani
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kasus hipertensi di Desa Karanganyar, Kecamatan Weru, dengan 974 penderita. Tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat, khususnya lansia, dalam pengendalian tekanan darah melalui edukasi dan senam hipertensi. Metode pelaksanaan meliputi senam, penyuluhan, dan pemeriksaan tekanan darah pada 25 peserta lansia. Hasil menunjukkan penurunan rata-rata tekanan darah sistolik dari 141,76 mmHg menjadi 133,48 mmHg, dengan 15 peserta mengalami penurunan signifikan, sedangkan tekanan diastolik relatif stabil. Kegiatan ini terbukti efektif menurunkan tekanan darah serta meningkatkan kesadaran lansia terhadap pentingnya aktivitas fisik dan gaya hidup sehat dalam pengendalian hipertensi.