Fahmi Fachri
Teknik Informatika, Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KEAMANAN STEGANOGRAFI PADA GAMBAR YANG DIUNGGAH KE MEDIA SOSIAL MENGGUNAKAN LEAST SIGNIFICANT BIT (LSB) Yoga Bagus Pratama; Fahmi Fachri
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 9 No. 1 (2025): JATI Vol. 9 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v9i1.12370

Abstract

Di era digital saat ini, keamanan informasi menjadi semakin krusial, terutama dalam konteks penyebaran informasi melalui platform media sosial yang masif. Banyak kejahatan yang terjadi akibat informasi yang disebar ke media sosial. Media yang digunakan berupa file gambar, audio, video dan dokumen. Penelitian ini menganalisis keamanan steganografi pada gambar yang diunggah ke media sosial dengan menggunakan Tools Steghide. Steghide ini menggunakan metode Least Significant Bit (LSB) substitution yang memungkinkan penyisipan data ke dalam gambar tanpa mengubah kualitas visual secara signifikan. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi seberapa baik pesan rahasia yang disisipkan dapat bertahan dari deteksi pihak ketiga, terutama setelah gambar mengalami kompresi atau modifikasi oleh platform media sosial. Metode yang digunakan meliputi penyisipan pesan dalam berbagai format gambar, pengujian kompresi oleh media sosial, dan analisis potensi deteksi oleh teknik steganalysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pesan rahasia yang disisipkan dalam gambar dapat terbaca pada platform Facebook Messenger, dan Gmail. Untuk platform WhatsApp beberapa gambar terkompresi dan pesan tidak terbaca. Namun, pada platform Telegram, pesan tidak dapat terbaca setelah gambar mengalami proses kompresi atau modifikasi oleh platform tersebut. Gambar setelah diupload ke media sosial juga mengalami perubahan dari segi ukuran, resolusi dan format
ANALISIS BUKTI DIGITAL TERHADAP KASUS PROSTITUSI ONLINE PADA APLIKASI MICHAT MENGGUNAKAN METODE ACPO Arum Hidayah; Fahmi Fachri
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 9 No. 1 (2025): JATI Vol. 9 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v9i1.12441

Abstract

Media sosial adalah platform daring yang memungkinkan komunikasi tanpa batas ruang dan waktu, memfasilitasi interaksi antar pengguna. Namun, platform ini kerap disalahgunakan untuk tindakan cybercrime. Salah satu aplikasi yang sering disalahgunakan untuk aktivitas ilegal, seperti prostitusi online adalah MiChat, karena mudah diakses dan memungkinkan pengiriman foto serta video. Barang bukti digital mencakup berbagai informasi dalam perangkat digital, seperti pesan, file, media, dan log aktivitas pelaku di platform media sosial yang digunakan untuk kejahatan. Penelitian ini mengkaji penggunaan teknik forensik pada perangkat mobile dengan fokus pada aplikasi MiChat, menggunakan kerangka kerja Association of Chief Police Officers (ACPO). Alat bantu yang digunakan adalah FTK Imager dan MOBILedit Forensic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FTK Imager mampu memperoleh lebih banyak barang bukti digital yaitu sebesar 75% dibandingkan MOBILedit Forensic yaitu sebesar 68,75%. Bukti digital yang berhasil diperoleh mencakup pesan gambar, video, dan audio