p-Index From 2021 - 2026
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MOTORIK
Merlin Abd Rahman
Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Stikes Bakti Nusantara Gorontalo

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENURUNAN KLAIM BPJS DI PUSKESMAS TELAGA BIRU KABUPATEN GORONTALO TAHUN 2025 Fadli Naki; Rismunandar Katili; Merlin Abd Rahman
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 21 No 1 (2026): Volume 21 Maret 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v21i1.1770

Abstract

The implementation of the Social Security Administrative Body (BPJS), as a government agency responsible for administering the National Health Insurance (JKN), plays a crucial role in providing comprehensive and accessible healthcare services. Capitation funds refer to a prospective payment system in which monthly payments are made in advance to healthcare facilities. Primary healthcare centers receive predetermined capitation payments from BPJS Kesehatan, disbursed upfront regardless of the volume or type of services rendered. Puskesmas Telaga Biru experiences several factors that contribute to the decline in capitation. The general objective of this study is to identify the factors influencing the decrease in BPJS claims at Puskesmas Telaga Biru. This research employed a descriptive method with a qualitative approach. The study was conducted at Puskesmas Telaga Biru from June 12 to July 12, 2025, using interview and observation techniques. The findings reveal several factors contributing to the capitation decline at Puskesmas Telaga Biru, including incomplete medical record documentation, reduced patient visits and a high number of patient transitions, unforeseen financial burdens, a decrease in registered participants, and inadequate infrastructure and facilities. Therefore, these factors should be taken into account by Puskesmas Telaga Biru to optimize capitation management and ensure the delivery of maximum healthcare services to the local community.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENURUNAN KLAIM BPJS DI PUSKESMAS TELAGA BIRU KABUPATEN GORONTALO TAHUN 2025 Pratiwi Putri Mamula; Rismunandar Katili; Merlin Abd Rahman
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 21 No 1 (2026): Volume 21 Maret 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v21i1.1771

Abstract

The implementation of the Social Security Administrative Body (BPJS), as a government agency responsible for administering the National Health Insurance (JKN), plays a crucial role in providing comprehensive and accessible healthcare services. Capitation funds refer to a prospective payment system in which monthly payments are made in advance to healthcare facilities. Primary healthcare centers receive predetermined capitation payments from BPJS Kesehatan, disbursed upfront regardless of the volume or type of services rendered. Puskesmas Telaga Biru experiences several factors that contribute to the decline in capitation. The general objective of this study is to identify the factors influencing the decrease in BPJS claims at Puskesmas Telaga Biru. This research employed a descriptive method with a qualitative approach. The study was conducted at Puskesmas Telaga Biru from June 12 to July 12, 2025, using interview and observation techniques. The findings reveal several factors contributing to the capitation decline at Puskesmas Telaga Biru, including incomplete medical record documentation, reduced patient visits and a high number of patient transitions, unforeseen financial burdens, a decrease in registered participants, and inadequate infrastructure and facilities. Therefore, these factors should be taken into account by Puskesmas Telaga Biru to optimize capitation management and ensure the delivery of maximum healthcare services to the local community.
PERBANDINGAN KEPUASAN PASIEN PESERTA BPJS PBI DAN NON-PBI PADA LAYANAN PENDAFTARAN RAWAT JALAN DI RSUD OTANAHA KOTA GORONTALO Friska Gobel; Merlin Abd Rahman; Rismunandar Katili
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 21 No 1 (2026): Volume 21 Maret 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v21i1.1798

Abstract

Peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) merupakan kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang mendapat subsidi iuran dari pemerintah, sedangkan peserta BPJS Non-PBI membayar iuran mandiri atau melalui pemberi kerja. Berdasarkan data kunjungan rawat jalan di RSUD Otanaha Kota Gorontalo, mayoritas pasien berasal dari peserta BPJS PBI, disertai keluhan terkait antrean panjang, ketidakhadiran dokter, dan fasilitas ruang tunggu yang terbatas. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan apakah terdapat perbedaan signifikan tingkat kepuasan pasien antara peserta BPJS PBI dan Non-PBI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan tingkat kepuasan pasien berdasarkan tiga dimensi pelayanan, yaitu bukti fisik (tangibles), keandalan (reliability), dan kepedulian (empathy). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 238 responden, terdiri atas 119 peserta BPJS PBI dan 119 peserta BPJS Non-PBI, yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan tingkat kepuasan antara kedua kelompok (p<0,05). Pasien Non-PBI umumnya menunjukkan tingkat kepuasan lebih tinggi, terutama pada dimensi bukti fisik dan keandalan pelayanan pendaftaran. Temuan ini mengindikasikan perlunya evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan pendaftaran rawat jalan di RSUD Otanaha agar pelayanan lebih merata dan adil tanpa membedakan status kepesertaan BPJS. Disarankan rumah sakit meningkatkan fasilitas fisik, kompetensi petugas, serta implementasi standar pelayanan yang konsisten bagi seluruh pasien.
ANALISIS PELAKSANAAN TRANSFER DATA INFORMASI MEDIS PADA PROSES RUJUKAN PASIEN DI PUSKESMAS TELAGA BIRU KABUPATEN GORONTALO TAHUN 2025 Febiyola H Maseke; Rismunandar Katili; Riska Ahmad; Christian Julius Ottay; Merlin Abd Rahman
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 21 No 1 (2026): Volume 21 Maret 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v21i1.1801

Abstract

Transfer informasi medis memiliki peran krusial dalam menjamin kesinambungan dan kualitas layanan dalam sistem rujukan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan transfer data informasi medis selama proses rujukan di Puskesmas Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam terhadap delapan informan, meliputi informan kunci, utama, dan tambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses transfer data dilakukan melalui sistem elektronik (e-Puskesmas, P-Care) dan dokumen manual. Namun, ditemukan sejumlah tantangan, seperti kelengkapan dokumen rujukan yang tidak memadai, keterlambatan input data akibat kendala teknis, keterbatasan sumber daya manusia, dan infrastruktur teknologi informasi yang belum optimal. Selain itu, ketidaksesuaian antara regulasi rujukan nasional dengan indikasi medis nyata di fasilitas primer menimbulkan dilema etis dan prosedural. Sistem rujukan terkadang menolak rujukan yang secara medis dibenarkan karena kendala kebijakan, sehingga berdampak pada keselamatan pasien dan kesinambungan layanan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan infrastruktur digital, pelatihan rutin bagi tenaga kesehatan, serta penerapan kebijakan rujukan yang lebih fleksibel dan kontekstual. Optimalisasi aliran dan kelengkapan informasi medis dalam rujukan menjadi kunci dalam mendukung pelayanan kesehatan primer yang terintegrasi, efisien, dan berpusat pada pasien.