Bunga Anggreini Sari
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Jumlah dan Jenis Leukosit dengan Kadar Creatine Kinase Myocardial Band (CK-MB) pada Penderita Sindrom Koroner Akut: Correlation Between Leukocyte Differential Count and Creatine Kinase Myocardial Band (CK-MB) in Patient with Acute Coronary Syndrome Andi Zsazsa Rafiatul Mukhlis; Bunga Anggreini Sari
Journal of Health Vol. 13 No. 2 (2026): Journal of Health (JoH) - July
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30590/joh.v13n2.274

Abstract

Background: Acute Coronary Syndrome (ACS) remains a major cause of morbidity and mortality worldwide. Inflammatory responses involving leukocytes play an important role in plaque instability and myocardial injury. Objectives: This study aimed to analyze the correlation between leukocyte differential count and creatine kinase myocardial band (CK-MB) levels in patients with ACS. Methods: This study used a retrospective cross-sectional design based on secondary data from the medical records of 126 ACS patients admitted to RSUD Ulin Banjarmasin in 2017. Total leukocyte count, neutrophil count, lymphocyte count, and CK-MB levels were collected and analyzed using linear regression analysis. Results: The analysis showed a significant positive correlation between total leukocyte count and CK-MB levels (p = 0.001), indicating that higher leukocyte counts were associated with greater myocardial injury. In contrast, lymphocyte count demonstrated a significant positive correlation with CK-MB levels (p = 0.003). However, neutrophil count showed no significant correlation with CK-MB levels. Conclusions: Leukocyte and lymphocyte counts were significantly associated with CK-MB levels in ACS patients, suggesting their potential role as simple inflammatory markers related to myocardial injury.
Peningkatan Pengetahuan Kanker Serviks Pada Komunitas Lokal Melalui Edukasi Berbasis Pre-test dan Post-test Bunga Anggreini Sari
Segara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Vol. 3 No. 2 (2025): SEGARA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/segara.v3i2.12361

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada wanita di dunia, termasuk di Indonesia. Rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat menjadi hambatan utama dalam upaya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kanker serviks melalui edukasi berbasis pre-test dan post-test. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi dengan sasaran Komunitas Arisan "Manjah Squads" yang berjumlah 10 orang pada tanggal 26 Agustus 2025. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test dengan 10 pertanyaan, kemudian dianalisis menggunakan paired t-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan tingkat pengetahuan peserta dari rata-rata skor pre-test 6,5 menjadi 9,3 pada post-test (p<0,001). Mayoritas peserta berusia 40-49 tahun (70%), berpendidikan S1 (70%), dan berprofesi sebagai ibu rumah tangga (70%). Program edukasi berbasis komunitas terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang kanker serviks dan dapat direplikasi di komunitas serupa untuk mendukung upaya pencegahan kanker serviks di tingkat masyarakat.