Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada wanita di dunia, termasuk di Indonesia. Rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat menjadi hambatan utama dalam upaya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kanker serviks melalui edukasi berbasis pre-test dan post-test. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi dengan sasaran Komunitas Arisan "Manjah Squads" yang berjumlah 10 orang pada tanggal 26 Agustus 2025. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test dengan 10 pertanyaan, kemudian dianalisis menggunakan paired t-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan tingkat pengetahuan peserta dari rata-rata skor pre-test 6,5 menjadi 9,3 pada post-test (p<0,001). Mayoritas peserta berusia 40-49 tahun (70%), berpendidikan S1 (70%), dan berprofesi sebagai ibu rumah tangga (70%). Program edukasi berbasis komunitas terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang kanker serviks dan dapat direplikasi di komunitas serupa untuk mendukung upaya pencegahan kanker serviks di tingkat masyarakat.
Copyrights © 2025