Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Revitalization of the Rau Market in Serang City as A Strategy for Local Economic Development Based on Long-Term Planning Revaldy Putra Razwa; Satrio Ramadhan; Muhamad Fikri; Laeli Nur Khanifa
Journal of Management, Entrepreneurship, and Tourism Vol. 1 No. 2 (2026): : May: Mercatura Lumina: Journal of Management, Entrepreneurship, and Tourism
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/ysmt9973

Abstract

This study examines the revitalization of Rau Market in Serang City as a strategy for local economic development within a long-term planning framework. The research aims to analyze the existing conditions of the market, identify structural, institutional, and spatial constraints, and formulate sustainable revitalization strategies. A qualitative descriptive approach with a single-case study design was employed. Data were collected through observations, semi-structured interviews with government officials, market managers, traders, and planning experts, as well as document analysis. The data were analyzed using thematic analysis, triangulation, and SWOT analysis. The findings indicate that Rau Market remains a strategic regional distribution center and an important source of livelihood for micro and small enterprises. However, its development is constrained by deteriorating infrastructure, inadequate sanitation and drainage systems, traffic congestion, weak institutional coordination, limited fiscal capacity, and increasing competition from modern retail and digital commerce. The study highlights that effective revitalization requires an integrated approach combining infrastructure improvement, governance reform, spatial reorganization, digital adaptation, and stakeholder participation. Integrating revitalization programs into long-term regional planning is essential for enhancing market competitiveness and supporting sustainable local economic development.  
Gerakan Prabu Peduli Lingkungan sebagai Kontrol Warga dalam Konflik Pengelolaan Sampah di Kota Tangerang Selatan Dhiya Fathiyyatul Aulia Aulia; Wahyu Kartiko Utami; Revaldy Putra Razwa; Siti Dina Setiani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10310

Abstract

Penelitian ini mengkaji konflik pengelolaan sampah di Kota Tangerang Selatan yang muncul akibat kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang yang mengalami kelebihan kapasitas (overload), sehingga menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan, sosial, dan tata kelola pemerintahan. Situasi tersebut mendorong lahirnya Gerakan Prabu Peduli Lingkungan sebagai bentuk partisipasi dan kontrol warga terhadap kebijakan pemerintah dalam menangani persoalan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Gerakan Prabu Peduli Lingkungan dalam mengawal kebijakan pengelolaan sampah serta memahami dinamika hubungan yang terjalin antara gerakan warga dan pemerintah daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Analisis dilakukan menggunakan teori gerakan sosial Sidney Tarrow yang menekankan pentingnya peluang politik, mobilisasi sumber daya, dan aksi kolektif dalam mendorong perubahan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gerakan Prabu Peduli Lingkungan menjalankan fungsi kontrol warga melalui berbagai strategi, seperti advokasi kebijakan, demonstrasi, edukasi masyarakat, pemantauan implementasi kebijakan, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana kampanye dan penyebaran informasi. Relasi antara gerakan ini dan pemerintah daerah bersifat dinamis, ditandai dengan adanya kerja sama dalam beberapa program sekaligus ketegangan yang muncul akibat perbedaan pandangan terkait solusi pengelolaan sampah. Meskipun menghadapi berbagai hambatan internal maupun eksternal, gerakan ini tetap berkontribusi dalam mendorong terciptanya tata kelola pengelolaan sampah yang lebih partisipatif, akuntabel, kolaboratif, dan berkelanjutan di Kota Tangerang Selatan.