Fifi Ariska
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Epistemology of Inclusive Education in Islamic Education: Reconstructing The Role of The Teacher as a Murabbi For Children With Special Needs Amelia Amelia; Fifi Ariska; Samsinar Syarifuddin
Indonesian Journal of Sharia and Islamic Sciences Vol. 1 No. 2 (2026): : May: Safīnah: Indonesian Journal of Sharia and Islamic Sciences
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study addresses the persistent fragmentation between general inclusive education frameworks and authentic Islamic pedagogical traditions by constructing a coherent epistemological model for special needs schooling. Utilizing a qualitative conceptual analysis combined with a hermeneutic approach, the research systematically synthesizes foundational primary sources with contemporary pedagogical literature, policy frameworks, and special education paradigms. The analysis establishes that Islamic education possesses a robust epistemological foundation rooted in human dignity, justice, compassion, and universal knowledge acquisition. To operationalize these principles, the paper reconstructs teacher identity from a conventional knowledge transmitter toward a holistic educator across spiritual, intellectual, emotional, and social dimensions, replacing deficit models with strength based approaches. Furthermore, the conceptual framework demonstrates that sustainable implementation depends on institutional governance reform, special education teacher integration, and participatory community ecosystems. By aligning foundational principles with structural school management, this research provides a transferable conceptual model that transforms inclusive Islamic education from an administrative obligation into an epistemologically grounded, sustainable reality for learners with special needs.  
Transformasi Lembaga Pendidikan Islam di Sulawesi Selatan: Dari Halaqah Klasik hingga Integrasi Modern Fifi Ariska; Idrus L
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Juli)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam di Sulawesi Selatan mengalami transformasi panjang sejak masuknya Islam pada awal abad ke-17 hingga era integrasi modern saat ini. Artikel ini bertujuan menelusuri proses pertumbuhan lembaga pendidikan Islam di wilayah tersebut, mulai dari sistem halaqah tradisional hingga pembentukan madrasah, pesantren, dan perguruan tinggi Islam yang mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan menelaah sumber primer dan sekunder berupa buku, artikel jurnal, dan dokumen sejarah. Hasil kajian menunjukkan bahwa pertumbuhan pendidikan Islam di Sulawesi Selatan berlangsung melalui empat fase, yaitu fase halaqah masjid dan istana, fase jaringan ulama Nusantara-Timur Tengah, fase resistensi pada masa kolonial, dan fase modernisasi kelembagaan pascakemerdekaan. Dukungan kerajaan, peran ulama, dan kebijakan pemerintah menjadi faktor pendorong utama, sementara keterbatasan sarana dan pendanaan menjadi penghambat. Transformasi ini berkontribusi signifikan terhadap pembentukan karakter, keilmuan, dan kehidupan sosial masyarakat Sulawesi Selatan hingga saat ini.