Dengan adanya peraturan pemerintah tentang kepemudaan, kedudukan pemuda menjadi penting dalam proses pembangunan nasional. Hal ini terlihat dari partisipasi pemuda di desa wisata candirejo kecamatan borobudur kabupaten magelang. Partisipasi pemuda di desa candirejo sangat membantu dalam proses pengembangan desa wisata untuk menjadi lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi data. Teknik analisis data adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian adalah partisipasi pemuda di desa candirejo terlihat dari pelibatan pemuda disetiap kelompok masyarakat. Di dalam kelompok masyarakat tersebut, pemuda ikut berpartisipasi dalam diskusi kelompok, kegiatan-kegiatan kelompok, berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, dan turut serta dalam memanfaatkan hasil pembangunan. Adapun faktor yang mendorong partisipasi pemuda adalah kesempatan, kemauan, dan kemampuan yang dimiliki oleh pemuda. Sedangkan untuk faktor penghambatnya adalah tidak maksimalnya pemuda dalam memanfaatkan kesempatan berpartisipasi, tidak adanya peraturan khusus tentang pemuda, masih kurangnya koordinasi diantara pemerintahan desa, kelompok masyarakat dan pemuda, serta pengaruh globalisasi. Kata kunci: desa wisata, partisipasi, pemuda