Intan Maria Lewiayu
Politeknik APP Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Efektivitas Program Fasilitasi Penumbuhan Wirausaha Baru Di Pondok Pesantren Renny Kurniawati; Indrani Dharmayanti; Intan Maria Lewiayu; Eko Pratomo; Budi Hartono
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 1 (2020): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 1st, Jakarta 2020
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK (kosong satu spasi tunggal, 12 pt)Sebagai upaya mendukung program santripreneur dalam menumbuhkan jiwa wirausaha, Kementerian Perindustrian melalui Direktoral Jenderal IKMA memberikan bantuan fasiltasi dalam bentuk pelatihan, bantuan alat dan pameran. Penelitian ini bertujuan mengukur efektivitas program fasilitasi tersebut, mengukur dampak program terhadap pengembangan usaha Pesantren dilihat dari tingkat produksi, omset, tenaga kerja dan pasar, serta menyusun rekomendasi penyempurnaan program dimasa mendatang. Survey dilakukan di 27 pesantren di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis persepsi, statistik deskriptif, analisis uji T serta analisis kualitatif. Dari hasil analisis dapat dikesimpulkan bahwa program sebagian besar terlaksana dengan lancar, dan memberikan manfaat. Bantuan telah mendorong terbentuk dan berkembangnya unit usaha di Pesantren. Peralatan selain untuk produksi, juga sebagian untuk media pembelajaran. Namun secara individual, sampai saat ini santri belum bisa membangun usaha mandiri sesuai pelatihan yang diikuti, karena tidak memiliki peralatan secara mandiri.  Program fasilitasi juga memberikan dampak positif yang signifikan terhadap penumbuhan dan pengembagan usaha Pesantren yaitu peningkatan produksi, omset, dan  tenaga kerja.  Namun aspek pasar sebagian besar belum berkembang, masih untuk lingkungan internal. Berdasar identifikasi permasalahan dan perumusan strategi, beberapa hal yang perlu dilakukan kedepan yaitu peningkatan komunikasi pemerintah dengan pesantren dalam penentuan jenis pelatihan maupun spesifikasi alat, proposal yang diajukan harus menggambarkan potensi pesantren,  peningkatan durasi pelatihan dan materi pelatihan lanjutan untuk peningkatan skill peserta, adanya pendampingan setelah pelatihan, memberi akses sumber bahan baku dan sparepart yang spesifik kepada pesantren. Diharapkan program ini dapat mewujudkan Pondok Pesantren mandiri dan menjadi kekuatan ekonomi saat santri kembali ke masyarakat.(kosong satu spasi tunggal 10 pt).Kata kunci:  Program Fasilitasi Penumbuhan Wirausaha Baru, Analisis Efektivitas dan Dampak, Santripreneur(kosong satu spasi tunggal 10 pt)ABSTRACT(kosong satu spasi 12 pt)To encorage santripreneur program, Directorate General of Small Medium and Miscellaneous Enterprises is actively facilitating the development of new entrepreneur through the program of providing machinery and production equipment, training, and exhibitions. This study aims to measure the effectiveness of New Entrepreneur Development Program in Islamic Boarding School and formulate some recommendations. The survey was conducted in 27 Islamic boarding schools. Perception and descriptive statistics, T test and qualitative analysis are used to obtain the result and recommendations. The results show that the programs are carried out smoothly and gain some benefits. There are a significant impact in establishing new business units, increasing production, turnover and manpower. However, the trainees have not been able to build businesses by themselves due to the lack of production equipment. Finally this study provides some recommendations could to be taken into consideration in improving of new entrepreneur development program. Keywords:  New Entrepreneur Development Program, Effectiveness and Impact Analysis, Santripreneur
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP KINERJA EKSPOR PRODUK ALAS KAKI achmad sanusi; intan maria lewiayu; syaiful ahmar
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 2 (2021): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 2nd, Jakarta 2021
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menjelaskan secara deskriptif mengenai industri alas kaki sebelum masa pandemi hingga perkembangannya selama pandemi. Sebelum pandemi global yang berdampak negatif terhadap perekonomian global pada tahun 2020, Indonesia mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang stabil, namun terlihat penurunannya yang cukup tajam pada triwulan II tahun 2020, meski kemudian pada akhir 2020 menunjukkan adanya perbaikan.Hasil desk studi menunjukkan nilai perdagangan untuk beberapa komoditas di dunia secara umum mengalami penurunan selama periode 2019"’2020. Penurunan tajam terjadi pada periode Januari hingga Juli 2020 ketika terjadi pandemi Covid-19. Penurunan perdagangan beberapa produk ini akibat adanya pembatasan pergerakan barang antarnegara dan juga penurunan permintaan akibat resesi global. Pandemi Covid-19 memberikan dampak pada industri alas kaki, yaitu pertumbuhan negatif - 3,6%, menurunnya neraca dagang -38,1%, dan menurunnya investasi sebesar -41,8%. Selain itu, terdapat kelesuan pasar ekspor yang dialami. Terjadi penurunan utilisasi sebanyak 70-83% » 41%, perumahan karyawan 57,927 orang, dan mengalami 70% masalah pada pasokan bahan baku. Permasalahan negara tujuan ekspor mengalami lockdown dan beberapa buyer cancel order atau postpone order atau mengalami penundaan pembayaran. Selain itu, pasar domestik yang selama ini menyerap cukup tinggi mengalami kelesuan.Secara umum, permasalahan yang dihadapi industri alas kaki, yaitu bahan baku dan cashflow, energi dan teknologi, sdm, pasar, lingkungan serta regulasi dan iklim usaha Kata kunci: ekspor, impor, pertumbuhan, alas kaki