Muhammad Badrus Sholeh
Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Metode An-Nahdliyah Dalam Pemahaman Membaca Al-Qur'an Santri TPQ Miftahul Ulum Lamongan Ika Salamah; Muhammad Badrus Sholeh; Afifah; Rohmatullah Hadi Negoro
At-Tahfidz: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol. 7 No. 01 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/at-tahfidz.v7i01.1377

Abstract

Kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar merupakan keterampilan dasar yang wajib dimiliki setiap muslim, namun kenyataannya masih banyak santri TPQ yang belum fasih meskipun telah belajar bertahun-tahun. Kondisi ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang digunakan belum sepenuhnya efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode An-Nahdliyah dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an di TPQ Miftahul Ulum Lamongan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, sedangkan validitas data diuji dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode An-Nahdliyah, yang menekankan talaqqi, musyafahah, dan pengulangan berjenjang, terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an santri sesuai kaidah tajwid. Selain itu, metode ini juga menumbuhkan kedisiplinan, kemandirian, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Keberhasilan penerapan metode ini didukung oleh kompetensi guru, dukungan masyarakat, serta kesesuaian metode dengan tradisi pesantren, meskipun masih ditemui kendala seperti keterbatasan waktu belajar dan sarana pembelajaran  
Mekanisme Penyebaran Hadis Lemah di Era Digital: Kajian Akun Instagram @hadits_lemah Ika Hilmiatus Salamah; Muhammad Badrus Sholeh; Muhammad Fadhil Wathani; Rahmatulloh Hadi Negoro; Ahmad Ainul Yaqin
An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya dan Sosial Vol. 12 No. 2 (2025): December
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64810/annuha.v12i2.820

Abstract

The development of social media has made it easier to disseminate religious information, including in the field of hadith. However, this opens up space for the dissemination of weak traditions (dha'if) that are not necessarily authentic. This study aims to explore the pattern of the spread of weak traditions on social media in the Instagram account @Hadits_lemah. The method used is library research with a semiotic approach. This research will reveal three things, first the characteristics of weak traditions in the @Hadits_lemah account, second the pattern of spreading weak traditions in the account and third the strategy to minimize the spread of weak traditions on social media. The result is that the characteristics of weak traditions are varied and contemporary in nature. The pattern of the spread of weak traditions has been identified by the form of presentation of the content and the response of the netizens, while the strategy to minimize it is by collaboration between scholars and experts in Technology to ensure the validity of the traditions that will be practiced by ordinary people in the digital realm.