Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

The Influence Of Storytelling On 7th Grader Speaking Ability At SMP Negeri 22 Konawe Selatan Dyah Setyorini, Wahyu; Sahlan, M.Pd, Dr. H.; Rahim, M.hum, Dr. Amiruddin
Journal of Language Education and Educational Technology (JLEET) Vol 1, No 2 (2016): Journal of Language Education and Educational Technology
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.32 KB) | DOI: 10.33772/jleet.v1i2.6704

Abstract

This research is accomplished to investigate how effective storytelling instructional for teaching English particularly speaking compared to the conventional tuition in EFL young learners. The researcher used quantitative data to investigate the effectiveness of using storytelling instruction take place in cohort B compared to the employment of conventional tuition in cohort A of the regular English course for the students of English Program in junior high school. Two research questions then were settled. The first question asked (1) do the students attending ‘the storytelling’ learning instruction perform better in their speaking proficiency than those attending conventional course? (2) What is the students’ motivation regarding the employment of storytelling instruction in of a speaking class?This study conducted at students’ English class on SMP Negeri 22 of Konawe Selatan who registered in academic year of 2013/2014. The total number of students involved in both of groups was 60 but the valid numbers were just 30 students in control group and 30 in experimental group as in taking sample, the researcher used Stratified Random Sampling. The instruments of data collection were speaking test and a questionnaire. The writing test collected by assigning pre-test to know students prior knowledge, treatment to conduct teaching speaking through storytelling instructional, and post-test to know students speaking achievement after giving treatment. The questionnaire was settled into 25 items of close-ended questionnaire and the data collection was conducted in post-test. The survey was made to investigate students’ motivation after given treatment under storytelling instructional compared to the conventional tuition. Findings through analysis of t-test in which  sig α < 0.05 or H0 is rejected and H1 is accepted both on treatment and control class, however after conducted independent t-test it was shown that there is a significant difference in terms of gain score between control and treatment class. Thus, it can be concluded that storytelling is effective compared to conventional tuition for teaching speaking. In addition, students had a very high motivation on the use of storytelling in learning speaking as the tested hypothesis shows a significant impact of students’ motivation and their improved speaking performance compared to these students who attended the conventional tuition. The finding suggests that integrating storytelling instructional into EFL young learners on speaking instruction is effective for enhancing students’ speaking performance and provides a positive learning experience
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS IKLAN PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 08 MATA OLEO KABUPATEN BOMBANA Resky Amalia; Amirudin Rahim; Sahlan
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 3 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v8i3.194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan media audio visual terhadap kemampuan menulis iklan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 08 Mata Oleo Kabupaten Bombana, dengan metode yang digunakan yaitu metode eksperimen. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data kemampuan menulis iklan siswa kelas VIII. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 08 Mata Oleo Kabupaten Bombana. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII A dengan jumlah siswa 22 orang sebagai kelas kontrol, kelas VIII B dengan jumlah siswa 22 orang sebagai kelas kontrol, kelas VIII C dengan jumlah siswa 21 orang sebagai kelas eksperimen, dan kelas VIII D berjumlah 20 orang sebagai kelas eksperimen. Kelompok kontrol dalam penelitian ini tidak diberikan perlakuan berupa penggunaan media audio visual sedangkan kelompok eksperimen diberikan perlakuan berupa pengguanaan media audio visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai t hitung = 5,340 > t tabel = 1,666, yang berarti bahwa nilai nilai t hitung lebiih besar dari nilai t tabel, sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif untuk penggunaan media audio visual terhadap kemampuan menulis iklan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 08 Mata Oleo Kabupaten Bombana.
KARAKTER TOKOH DALAM NOVEL REMBULAN TENGGELAM DI WAJAHMU KARYA TERE-LIYE (ANALISIS PSIKOLOGI SASTRA) Abdul Jabar Pati. B; Sahlan; Marwati
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL BASTRA EDISI APRIL-JUNI 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.664 KB) | DOI: 10.36709/bastra.v7i2.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter tokoh dalam novel Rembulan Tenggelan Di wajahmu Karya Tere-Liye. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif selalu bersifat deskriptif artinya data yang dianalisis berbentuk kejadian, fenomena, atau keadaan secara sosial, serta ketika dalam menjelaskan konsep-konsep yang berkaitan satu sama lain menggunakan kata-kata atau kalimat bukan menggunakan angka-angka statistik. Penelitian ini mendeskripsikan karakter tokoh yang digambarkan dalam novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu karya Tere-Liye. Hasil penelitian ini mengaplikasikan pendapat sudewo tentang nilai-nilai idealisasi karakter yang ditinjau dari struktur kepribadian tokoh menunjukkan bahwa (1) karakter tokoh Rehan/Ray: visioner, kesatria, rasa ingin tahu, dan bersahabat/komunikatif, Diar: tidak egois dan sabar, Penjaga Panti: bersungguh-sungguh, memperbaiki diri, dan berkorban, Natan: bersahabat/komunikatif, dan visioner, Plee: bersahabat/komunikatif dan visioner, Jo: bersahabat/komunikatif dan baik, Fitri: sabar dan memperbaiki diri, Koh Cheu: berkorban, Vin: tidak egois, rasa ingin tahu, dan sabar; (2) beberapa tokoh lebih didominasi aspek id dari pada aspek (3) menjelaskan implikasi penelitian ini terhadap pembelajaran sastra disekolah seperti yang terlihat pada strata SMA/MA kelas XII semester II baik dari rpp, silabus dan materi ajar. Kesembilan tokoh ini memiliki kepribadian/karakter yang dimana hampir secara kekesuruhan tokoh lebih di dominasi oleh aspek id dari pada ego dan superegonya. Penelitian ini ditinjau berdasarkan keterlibatan dan kesesuaian pada Silabus dan RPP serta ideal sebagai materi ajar siswa kelas XII Semester II.
KONFLIK SOSIAL DALAM NOVEL KETIKA HUJAN MENANGIS KARYA EKA ARYANI Ahmad Ramadhan; Sahlan
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI-MARET 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.627 KB) | DOI: 10.36709/bastra.v7i1.65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola pengembangan konflik dalam alur cerita novel Ketika Hujan Menangis karya Eka Aryani serta mengidentifikasi konflik sosial yang terdapat dalam novel tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian iniadalah model analisis isi. Proses analisis pada penelitian ini menggunakan pendekatan struktural serta mengacu pada teori Tafsir yang membedakan tahapan alur menjadi lima bagian dan juga teori Rahmat M yang membagi konflik sosial menjadi empat jenis. Penelitian ini mengungkap bahwa pola pengembangan konflik dalam alur cerita novel Ketika Hujan Menangis terdiri atas empat bagian yaitu tahap pemunculan konflik, tahap peningkatan konflik, tahap klimaks, dan tahap penyelesaian konflik. Selain itu, penelitian ini juga mengungkap bahwa konflik sosial yang terdapat dalam novel Ketika Hujan Menangis berjenis konflik antarindividu dan konflik antarkelompok. Penelitian ini menjelaskan pula implikasi penelitian terhadap pembelajaran sastra di sekolah strata SMA/MA kelas XII semester II baik dari rpp, silabus, dan materi ajar. Hasil penelitian pada novel Ketika Hujan Menangis karya Eka Aryani, dengan pembahasan mengenai konfik sosial menggunakan pendekatan stuktural, yaitu dengan menelaah teks yang ada dalam karya sastra yang kemudian mengidenkipsikan pola pengembangan konflik dalam alur cerita novel Ketika Hujan Menangis serta mengidentifikasi konflik sosial yang terdapat di dalam novel Ketika Hujan Menangis karya Eka Aryani. Penelitian ini berimplikasi terhadap pembelajaran di masyarakat maupun di dunia pendidikan.
FAKTA CERITA DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL HIJAB PALSU KARYA KIFA ANSU Ain Aprillah; Sri Suryana Dinar; Sahlan
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 7 No. 4 (2022): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER-DESEMBER 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v7i4.126

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan fakta cerita dan nilai pendidikan karakter dalam novel Hijab Palsu karya Kifa Ansu. Jenis penelitian adalah kepustakaan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian adalah data tertulis, yaitu segala unsur cerita yang berkaitan dengan fakta cerita dan nilai pendidikan karakter dalam novel Hijab Palsu karya Kifa Ansu. Sumber datanya adalah novel Hijab Palsu karya Kifa Ansu (Solo: Tinta Medina, cetakan pertama, November 2019). Teknik pengumpulan data dengan cara menggunakan teknik analisis isi, yang dianalisis dengan menggunakan pendekatan struktural. Hasil penelitian yang ditemukan dalam penelitian ini ini menunjukkan bahwa, novel Hijab Palsu karya Kifa Ansu mengandung 12 nilai pendidikan karakter yaitu religius, jujur, toleransi, kreatif, demokratis, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli sosial dan tanggung jawab.    
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS PERSUASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 11 KONAWE SELATAN Elisa Megawati; zalili Sailan; Sahlan
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalahterhadap kemampuan menulis teks persuasi siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Konawe Selatan terfokus pada kelas VIII-A. Desain penelitian One Group Pretest-Postest dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Preeksperimen. Berdasarkan hasil penelitian dalam menulis teks persuasi siswa kelas VIII-A SMP Negeri 11 Konawe Selatan sebelum pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalahpada materi teks persuasi tergolong tinggi, cukup, dan rendah dimana 4 siswa atau 13,79% siswa yang memperoleh nilai 75, serta 23 atau 79,31% siswa memperoleh nilai antara 43 sampai 68, dan 2 siswa atau 6,89% yang memperoleh nilai 25. Kemudian setelah menggunakan model pembelajaran berbasis masalahmeningkat dengansangat baik, karena dimana dari 29 siswa mendapatkan pengaruh dan memperoleh nilai sangat baik dibandingkan sebelum menggunakan model pembelajaran berbasis masalahdiantaranya 3 atau 10,34% siswa yang memperoleh nilai 62 sampai 68, serta 19 atau 65,51% siswa memperoleh nilai antara 75 sampai 87, dan 7 atau 24,13% memperoleh nilai antara 93 sampai 100. Pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalahmemberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap kemampuan menulis teks persuasi siswa kelas VIII-A SMP Negeri 11 Konawe Selatan. Hal ini berdasarkan hasil analisis inferensial menggunakan SPSS version 16.0 dengan nilai thitung = 8,814 dan p=0,000 < α = 0,05artinya secara keseluruhan siswa telah mampu dalam menulis teks persuasi.