Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PERAN PERAWAT SEBAGAI EDUKATOR DENGAN KEPATUHAN DIET ASAM URAT PADA LANSIA Esar Alkausar; Setia Budi; Rizki Mauliza; Husna Maulida; Hayatul Laini
Getsempena Health Science Journal Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/ghsj.v3i1.3387

Abstract

Asam urat merupakan manifestasi dari metabolisme zat purin yang terbentuk seperti kristal-kristal. Peran perawat sebagai edukator dapat di definisikan sebagai pendidik yang bertujuan untuk memberikan informasi, membimbing, dan melatih Cara mencegah terjadinya asam urat bisa melakukan diet asam urat seperti makan makanan yang rendah purin, rendah kalori, rendah karbohidrat dan lemak. Adapun tujuan untuk melakukan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan perawat peran sebagai edukator dengan kepatuhan diet asam urat pada lansia di RSUD Cut Mutia Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini bersifat deskriptif korelasi dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Jumlah responden dalam penelitian ini berjumlah 87 lansia, Teknik pengambilan sampel menggunkan total sampel yaitu jumlah keseluruhan dari populasi. Hasil yang diperoleh untuk mayoritas karakteristik responden berdasarkan pengetahuan kurang sebanyak 56 responden (64,4%), dan untuk karakteristik responden mayoritas yang melakukan diet kurang sebanyak 56 lansia (64,4%). Berdasarkan hasil uji analisis chi-square diperoleh nilai p-value sebesar 0,000 dari hasil tersebut menunjukkan bahwa adanya hubungan pengetahuan lansia dengan diet diabetes melitus di RSUD Cut Mutia Kabupaten Aceh Utara.AbstractUric acid is a manifestation of purine metabolism that forms crystals. The role of nurses as educators can be defined as educators who aim to provide information, guidance, and training. Ways to prevent gout include following a gout diet, such as eating foods low in purine, low in calories, low in carbohydrates, and low in fat. The purpose of this study was to determine the relationship between the role of nurses as educators and adherence to a gout diet in the elderly at Cut Mutia Regional Hospital, North Aceh Regency. This study was descriptive and correlational using a cross-sectional approach. The number of respondents in this study was 87 elderly people. The sampling technique used the total sample, which is the total number of the population. The results obtained for the characteristics of the majority of respondents based on insufficient knowledge were 56 respondents (64.4%), and for the characteristics of the majority of respondents who followed a poor diet were 56 elderly people (64.4%). Based on the results of the chi-square analysis test, a p-value of 0.000 was obtained from these results indicating a relationship between elderly knowledge and diabetes mellitus diet in Cut Mutia Regional Hospital, North Aceh Regency.
Hubungan Pola Makan 3 J (Jumlah, Jenis, Jadwal) Dan Perilaku Sedentari Dengan Pengendalian Gula Darah Pasien Dm Tipe 2 Setia Budi; Rizki Mauliza; Husna Maulida; Mauliana Mauliana
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v18i2.1001

Abstract

Diabetes merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM). PTM bertanggung jawab atas 70% kematian di seluruh dunia. Survei kesehatan dasar tahun 2017, 2018, dan 2019 menunjukkan angka kejadian penyakit tidak menular semakin meningkat menjadi 74% kematian. Untuk mengetahui hubungan pola makan 3J (jumlah, jenis, jadwal) dan perilaku sedentari dengan pengendalian gula darah pasien DM Tipe 2 Di UPTD Puskesmas Muara Dua Kota Lhokseumawe. Penelitian bersifat observasional analitik dengan desain cross-sectional. Jumlah responden dalam penelitian ini berjumlah 97 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil uji statistik didapat bahwa nilai p-value 0,049 < 0,05 yang berarti ada hubungan jenis makanan dengan pengendalian gula darah pasien DM Tipe 2. Hasil uji statistik didapat bahwa nilai p-value 0,039 < 0,05 yang berarti ada hubungan jadwal makan dengan pengendalian gula darah pasien DM Tipe 2 di UPTD Puskesmas Muara Dua Kota Lhokseumawe. Peneliti menyimpulkkan bahwa jenis makanan sangat berpengaruh untuk meningkatkan kadar gula darah seperti makanan yang banyak mengandung gula yang tinggi. Sarah peneliti agar selalu menjaga makanan agar dapat mengendalikan kadar gula dalam tubuh.