Ernes Cahyo Nugroho
Universitas Dharma AUB Surakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan digital marketing produk tenun kain goyor sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat Desa sambirejo kecamatan plupuh Aris Tri Haryanto; Septiana Novita Dewi; Ernes Cahyo Nugroho; Hartini Hartini; Anggoro Panji Nugroho
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1990

Abstract

Desa Sambirejo, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, telah lama dikenal sebagai salah satu pusat pengrajin tenun kain goyor yang memiliki ciri khas unik, baik dari segi motif, warna, maupun teknik pembuatannya. Namun, di tengah perkembangan zaman dan perubahan perilaku konsumen, penjualan kain goyor menghadapi tantangan besar. Produk yang dihasilkan oleh para pengrajin selama ini lebih banyak dipasarkan secara konvensional melalui pameran, toko kecil, atau penjualan langsung di rumah produksi. Metode pemasaran ini memiliki jangkauan terbatas dan bergantung pada kehadiran pembeli secara fisik. Di sisi lain, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi—terutama internet dan media sosial—telah membuka peluang baru dalam pemasaran produk. Berangkat dari kondisi tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat merasa perlu memberikan pelatihan dan pendampingan terkait digital marketing, yang mencakup strategi promosi di media sosial, pemanfaatan marketplace, teknik fotografi produk, dan pengelolaan konten digital. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi pintu gerbang bagi pengrajin untuk mengembangkan pemasaran yang lebih luas, meningkatkan omzet penjualan, dan pada akhirnya memperkuat perekonomian masyarakat desa. Hasil dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini masyarakat menjadi lebih paham pentingnya digital marketing dalam proses bisnis, dan dapat praktek untuk menggunakan media sosial dalam proses bisnis yang dilakukan.
Peningkatan Keterampilan Pembuatan dan Pemasaran Produk Hantaran Pengantin melalui Pemanfaatan Media Digital pada Komunitas Dasa Wisma Bougenville di Desa Kepuh, Nguter, Sukoharjo Ernes Cahyo Nugroho; Hartawan Hartawan; Adi Penawan; Budhi Sumboro; Agung Koes Indarto
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2248

Abstract

Anggota Dasa Wisma Bougenville 1 di Desa Kepuh, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga memiliki potensi untuk mengembangkan usaha rumahan sebagai sumber pendapatan tambahan keluarga. Namun, keterbatasan keterampilan produksi, akses modal, dan kemampuan pemasaran menjadi kendala dalam mengoptimalkan potensi tersebut. Sebagian peserta telah memiliki pengalaman membuat hantaran sederhana, sedangkan sebagian lainnya belum memiliki pengalaman dalam pembuatan produk tersebut. Peserta juga masih menghadapi keterbatasan dalam teknik pembuatan, pemilihan bahan yang ekonomis, penentuan harga, pengelolaan pesanan, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana pemasaran. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan anggota Dasa Wisma Bougenville 1 dalam membuat dan memasarkan produk hantaran pengantin dengan memanfaatkan media digital. Kegiatan pemberdayaan masyarakat dilaksanakan pada 9 November 2025 di Gedung Pertemuan Serba Guna, Kedungsari RT 04/01, Desa Kepuh, Nguter, Sukoharjo, dengan melibatkan 20 peserta. Metode pelaksanaan menggunakan seminar dan pelatihan berbasis workshop serta praktik berdasarkan pesanan nyata. Materi pelatihan meliputi pengenalan produk hantaran, teknik desain dan finishing, pengelolaan pesanan, penentuan harga, dokumentasi produk, serta pemasaran digital melalui WhatsApp, Facebook, dan Instagram. Pada tahap praktik, peserta secara langsung membuat produk hantaran, melakukan pemeriksaan kualitas, mendokumentasikan hasil, dan mempublikasikannya melalui media digital sebagai bagian dari strategi pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta yang ditunjukkan dengan kemampuan seluruh peserta menyelesaikan minimal satu unit produk hantaran dengan memperhatikan aspek kerapian, ketahanan, dan kesesuaian tema. Peserta juga mampu melakukan pemeriksaan kualitas, mendokumentasikan hasil produk, serta mempublikasikan hasil produk melalui media digital dengan minimal tiga foto produk disertai caption informatif dan harga. Publikasi tersebut memperoleh respons berupa pertanyaan harga, permintaan tema, dan permintaan penawaran dari calon pelanggan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi seminar dan pelatihan berbasis praktik dapat meningkatkan keterampilan produksi dan kemampuan pemasaran digital peserta serta membuka peluang pengembangan usaha rumahan sebagai sumber pendapatan tambahan keluarga.
Peningkatan Keterampilan Pembuatan dan Pemasaran Produk Hantaran Pengantin melalui Pemanfaatan Media Digital pada Komunitas Dasa Wisma Bougenville di Desa Kepuh, Nguter, Sukoharjo Ernes Cahyo Nugroho; Hartawan Hartawan; Adi Penawan; Budhi Sumboro; Agung Koes Indarto
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2248

Abstract

Anggota Dasa Wisma Bougenville 1 di Desa Kepuh, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga memiliki potensi untuk mengembangkan usaha rumahan sebagai sumber pendapatan tambahan keluarga. Namun, keterbatasan keterampilan produksi, akses modal, dan kemampuan pemasaran menjadi kendala dalam mengoptimalkan potensi tersebut. Sebagian peserta telah memiliki pengalaman membuat hantaran sederhana, sedangkan sebagian lainnya belum memiliki pengalaman dalam pembuatan produk tersebut. Peserta juga masih menghadapi keterbatasan dalam teknik pembuatan, pemilihan bahan yang ekonomis, penentuan harga, pengelolaan pesanan, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana pemasaran. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan anggota Dasa Wisma Bougenville 1 dalam membuat dan memasarkan produk hantaran pengantin dengan memanfaatkan media digital. Kegiatan pemberdayaan masyarakat dilaksanakan pada 9 November 2025 di Gedung Pertemuan Serba Guna, Kedungsari RT 04/01, Desa Kepuh, Nguter, Sukoharjo, dengan melibatkan 20 peserta. Metode pelaksanaan menggunakan seminar dan pelatihan berbasis workshop serta praktik berdasarkan pesanan nyata. Materi pelatihan meliputi pengenalan produk hantaran, teknik desain dan finishing, pengelolaan pesanan, penentuan harga, dokumentasi produk, serta pemasaran digital melalui WhatsApp, Facebook, dan Instagram. Pada tahap praktik, peserta secara langsung membuat produk hantaran, melakukan pemeriksaan kualitas, mendokumentasikan hasil, dan mempublikasikannya melalui media digital sebagai bagian dari strategi pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta yang ditunjukkan dengan kemampuan seluruh peserta menyelesaikan minimal satu unit produk hantaran dengan memperhatikan aspek kerapian, ketahanan, dan kesesuaian tema. Peserta juga mampu melakukan pemeriksaan kualitas, mendokumentasikan hasil produk, serta mempublikasikan hasil produk melalui media digital dengan minimal tiga foto produk disertai caption informatif dan harga. Publikasi tersebut memperoleh respons berupa pertanyaan harga, permintaan tema, dan permintaan penawaran dari calon pelanggan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi seminar dan pelatihan berbasis praktik dapat meningkatkan keterampilan produksi dan kemampuan pemasaran digital peserta serta membuka peluang pengembangan usaha rumahan sebagai sumber pendapatan tambahan keluarga.